Sunday, 3 January 2016

Yuk Mengenal Kota Ciamis



Horeee liburan sekolah datang juga, eh yang liburan sekolah kan anak - anak bukan saya, lha terus kenapa saya yang senang dan bilang hore hehe. Ya setidaknya kalau liburan sekolah bisa istirahat anter jemput sekolah sama nyiapin yang mau berangkat sekolah. Liburan sekolah anak – anak biasanya minta mudik buat liburan ke Ciamis ke rumah kakek, nenek sama umi (kakak perempuan saya). Wah kesempatan juga buat saya neh mudik ketemu keluarga di sana. Modusnya liburan anak – anak padahal sebenarnya saya juga pengen mudik hehe. Selain merupakan kesempatan untuk berkumpul dengan keluarga, juga untuk silaturahmi. Karena kapan lagi bisa berkumpul seru dengan keluarga selain pada saat liburan atau lebaran. Meskipun ibu sudah tidak ada, masih ada bapak, kakak dan keluarga besar lainnya disana. Saya juga tiap pulang kesana selalu ke makam ibu saya untuk berziarah inilah saat yang selalu membuat saya tidak bisa menahan air mata pada pada saat ziarah :(

Ya lumayan kan kalau mudik bisa refreshing dari kerjaan sama hiruk pikuknya di kota. Disana bisa istirahat dan kumpul sama keluarga. Entahlah saya selalu merindukan kampung halaman saya di kota kecil Ciamis. Meski rumah orangtua jauh dari keramaian kota tetap ajah senang dan betah kalau ada di sana. Dan justru itulah yang bikin kangen pulang kampung. Disana merasa nyaman bebas dari polusi dan keramaian. Bisa meditasi juga haha. 



Menuju Ciamis tidaklah susah, selain menggunakan kendaraan pribadi bisa juga menggunakan kendaraan umum. Dari Bandung menuju Ciamis jika tidak terkendala oleh macet yang panjang karena mudik lebaran atau liburan, sebetulnya bisa cepat hanya dalam waktu 4 jam sudah sampai. Namun jika saat – saat mudik bisa memakan waktu hingga 8 atau 10 jam untuk sampai kesana. Karena terdapat beberapa titik area macet pada saat mudik atau saat liburan panjang dan yang paling terkenal area macet adalah Nagreg. Nagreg adalah area yang selalu dipenuhi dengan antrian kendaraan. Terlebih pada saat mudik atau liburan panjang, antrian ini bisa sangat panjang dan terkadang  berhenti total. 


Perjalanan pulang dari Ciamis kita akan melewati Lingkar Nagreg, lingkar Nagreg ini merupakan jalur penghubung antara Bandung dengan kota - kota Priangan Timur seperti Garut, Tasikmalaya, dan Ciamis. Lingkar Nagreg ini  setidaknya bisa mengurangi kemacetan dari arah Tasikmalaya menuju Bandung. Lingkar Nagreg merupakan salah satu karya anak bangsa, jalan baru yang dibangun pada tahun 2006 dengan membelah bukit Leuweung Tiis atau Citiis menjadi 2 bagian, dan jadilah sebuah jalan alternatif yang sangat indah dan menarik. Kita bisa merasakan sensasi yang berbeda pada saat melewati terowongan dan juga jalan sepanjang lingkar Nagreg. Tidak jarang disepanjang terowongan banyak yang berfoto – foto, selfie, welfie bahkan ada juga yang melakukan sesi foto prawedding disana.

Buat saya Ciamis menyimpan dan mempunyai story yang cukup banyak dan berarti. Bagaimana tidak saya dilahirkan dan dibesarkan disana, masa kecil saya dihabiskan disana. Tapi jujur meski saya asli orang Ciamis saya kurang begitu hapal semua tempat di Ciamis. Saya meninggalkan kota Ciamis udah lama banget. Saya tinggal disana hanya sampai pendidikan Sekolah Menengah Pertama. Selanjutnya saya sekolah di kota kembang sampai kerja dan sekarang berkeluarga. Bukannya ga mau kembali kesana tapi mungkin udah rezekinya bekerja dan tinggal di Bandung. Makanya bukannya saya sombong saya sebenarnya lebih tahu dan mengenal kota kembang daripada Ciamis. Tapi ya lumayanlah beberapa kawasan Ciamis, kebiasaan masyarakatnya dan juga makanan khasnya saya tahu.  


Kota Ciamis dikenal dengan julukan kota manis, merupakan bagian dari wilayah Jawa Barat, atau sering disebut juga bagian Parahyangan. Merupakan kota persinggahan sejenak untuk istirahat dalam perjalanan menuju pulau Jawa bagian tengah dan timur. Berbatasan dengan kota Tasikmalaya dan kota Banjar. Dan yang saya tahu Ciamis itu bagian kotanya relatif kecil karena yang besar adalah kelurahan dan kecamatan berada di pedesaan dan jauh dari kota. Mayoritas penduduk kota Ciamis matapencahariannya adalah petani, ada juga yang mengadu nasib ke kota kembang ataupun ke wilayah jabodetabek. Tidak sedikit juga yang membuka usaha sendiri disana ataupun dinas di Instansi pemerintah ataupun swasta.


Kalau ditanya sama teman-teman ataupun diminta oleh-oleh dari Ciamis terus terang saya suka bingung karena apa yah yang menjadi andalannya hehe tidak seperti halnya kota lain misalnya Sukabumi dengan mocinya, Bogor dengan asinannya, Majalaya dengan borondongnya., kalau Ciamis apa ya mungkin galendo yah makanan yang terbuat dari ampas minyak goreng yang pembuatannya secara manual. Dimana saya sendiri sebenarnya kurang menyukainya karena berasa manis banget, selain itu ada juga yang disebut saroja, makanan olahan dari tepung yang berbentuk kaya bunga seroja rasanya asin, atau kadang orang bilangnya kembang goyang. Di Ciamis ada beberapa tempat wisata diantaranya, Curug tujuh, Situ Panjalu, Cagar budaya ciung wanara, dan lain-lain.

Ciamis yang dulunya identik dengan Pantai Pangandaran yang sangat terkenal bahkan sampai ke mancanegara merupakan bagian dari kota Ciamis, cuma setelah ada pemekaran Pantai Pangandaran terpisah dari Ciamis berdiri sendiri dan menjadi bagian dari kabupaten Pangandaran. Begitu juga dengan tempat wisata Green Canyon yang berada di Cijulang.  Kedua tempat wisata itu kini sudah bukan merupakan bagian dari Ciamis lagi, tapi sudah masuk ke bagian kabupaten Pangandaran. 


Tapi hal itu tak mengurangi indah dan nyamannya kota Ciamis. Di Ciamis kini ada tempat wisata yang bisa dikatakan masih baru karena operasionalnya masih belum begitu lama, masih hitungan tahun. Namun tempat ini langsung ramai dan meriah. Terlebih pada saat liburan dan juga lebaran. Tempat wisata ini adalah Icakan, tempat wisata yang berdiri ditengah – tengah alam pegunungan. Didirikan oleh seorang putra daerah, asli  Ciamis yang ingin memajukan daerahnya sendiri. Disana kita bisa menikmati indahnya pemandangan dan juga arena wisata yang bermacam – macam. Meski belum begitu lama, tapi kemajuannya terhitung cepat. Icakan merupakan wahana rekreasi yang awalnya adalah hutan, disulap  menjadi tempat rekreasi, Mega Wisata Icakan Waterpark Ciamis. Di sana juga disediakan tempat mancing, ada pula yang penyewaan kuda, kita bisa mengitari daerah Icakan dengan kuda. Selain kuda ada mobil atau kereta yang bisa digunakan untuk keliling icakan. Untuk yang suka berenang ada wahana untuk berenang, ada water boom dan kolam ombak  disana kita bisa tiduran santai di ban dengan menikmati guncangan ombak.




Selain itu ada Kolam Renang Cipangalun, ini juga sama didirikan oleh seorang pengusaha asal Ciamis. Kalau tempat ini dekat dengan lokasi rumah saya. Bahkan anak – anak saya kalau liburan kesana selalu minta untuk berenang kesana. Kolam renang dengan air asli pegunungan. Airnya bukanlah air panas.  Namun walaupun demikian airnya tidak terasa dingin banget, karena berada langsung dibawah sinar matahari. Apalagi jika berenangnya belum terlalu siang bisa sekalian berjemur tuh :)


Kolam renang Cipangalun ini terdiri dari macam – macam kolam dari mulai untuk anak – anak yang masih balita dengan desain yang warna – warni bisa menambah anak – anak betah dan senang berenang. Begitu juga untuk anak – anak yang sudah bisa berenang sendiri hinga yang dewasa dengan berbagai macam variasi kolamnya. Kolam ini seakan menjadi solusi untuk kebutuhan olah raga renang bagi anak – anak sekolah disana, dan juga tempat rekreasi. Dimana renang merupakan salah satu olahraga yang baik untuk kesehatan. Dan itu lebih lagi jika sudah diperkenalkan pada anak sejak usia dini. Renang juga merupakan salah satu olah raga yang bisa memepercepat pertumbuhan tinggi badan pada saat masa pertumbuhan. Disana juga ada tempat untuk futsal dan juga masjid untuk sholat. 


Itulah sekilas kota Ciamis, dimanapaun saya berada selalu merindukan kota kecil ini. Bagaimanapun Ciamis menyimpan cerita dan kenangan tersendiri buat saya. Saya  lahir dan menghabiskan masa kecil disana. Buat yang penasaran ayo maen ke Ciamis sambil jalan - jalan :)
post signature

30 comments:

Ety Abdoel said...

Selama ini numpang lewat Ciamis, belum pernah singgah jalan-jalan. Luas juga kolam renangnya, anak-anak pasti keceburan kesana kemari.

Ruli Retno Mawarni said...

Wahhh sy belom pnh ke ciamis.. tp noted nih kudu ke nagreg dan pangandaran..

yati rachmat said...

Luasnya kolam renang itu. Kalau bunda ajak cucu ke Ciamis pasti dia betah banget berenang di kolam luas itu. Tapi kapan, ya? Postingan yang manfaat untuk mempromosikan kota Ciamis nih.

Nunk Arif said...

Hehe iya mba luas banyak lagi, yuk atuh mba maen kesini :)

Nunk Arif said...

Iya mba nagreg asek banget tempatnya :)

Nunk Arif said...

Ayuk bunda maen yuk kesini, ahh mksh bunda jd terharu :)

kurnia amelia said...

Ini Kampung papa sayaaaa,kalau kesana ga pernah absen ke alun -alun Ciamis,rameee dan banyak jajanan hehe jadi kangen kampung.

Nunk Arif said...

Wah masa? Sering ke Ciamis atuh ya mba? Kapan2 janjian yuk haha

bayu said...

Tempat wisatanya bagus juga ya. Tapi belum pernah main ke Ciamis

Azuka bloGger said...

Keren... nice post!

Ade anita said...

Aku belum pernah mampir ke kota Ciamis. Paling numpang lewat aja... keren ternyata kotanya. Dan kolam renangnya gede banget

Santi Dewi said...

saya suka galendo, tapi makannya jgn banyak2, blenger. Tapi saya blm pernah nyobain galendo asli dari Ciamis

Aprie said...

Ah, enak. Jadi pengen berendem.
Banyak hal yang epik ya di Ciamis, gak jauh lagi dari jakarta! :)

Tira Soekardi said...

ke alun2 pada malam hari itu mengasyikan, aku suka ke sana kalau lagi nengok adik suami

Titis Ayuningsih said...

Saya belum pernah wisata kalau kesana mbak palingan cuma numpang lewat hehehehe. Tapi wajib kesana nih, bagus tempat wisatanya :)

turiscantik.com said...

belom pernah ke ciamis lumayan neh bisa jadi referensi ;)

Moch Wingga said...

Sekarang Ciamis telah berubah menjadi kota paling di kangenin bagi siapa saja yang telah singgah ataupun cuman berpapasan dengan alun-alunnya yg sudah menjadi ikon kota Ciamis.Saya sebagai warga ciamis sangat senang mengundang kalian berkunjung ke Kota termanis di tengah jawa barat :)

Nunk Arif said...

Hayu atuh mba mampir kita jalan2 di Ciamis :)

Nunk Arif said...

iya manis banget mba,ke Ciamis ajah mba biar nyob ayg asli hehe

Nunk Arif said...

Yuk berendam mba :)

Nunk Arif said...

iya alun - alun kalo sore atau malem rame banyak y jalan - jalan mba :)

Nunk Arif said...

yuk mba kita jalan - jalan ke Ciamis :)

Nunk Arif said...

yuk mba turis cantik kita jalan - jalan ke Ciamis :)

Nunk Arif said...

iya Ciamis sekarang makin manis ya :) mksh yaa :)

Tian Lustiana said...

belum pernah ke ciamis :D

Nunk Arif said...

yuk kita maen kesana rame2 :D

Galendo Ciamis said...

Bila anda jalan-jalan ke Ciamis, Jawa Barat, jangan lupa membeli oleh-oleh. Ada beberapa produk khas tatar Galuh yang sudah banyak dikenal. Diantaranya dendeng, abon sapi dan yang paling unik adalah: galendo.

Nana S said...

Aeh, geuning urang Ciamis! Wilujeng tepang atuh Ayi..........ti palih mana Ciamisna asal teh. Abdi ti Selamanik Cipaku.

Body Rafting Guha Bau Green Canyon said...

Kota Ciamis memang kota yang banyak cerita.

Operator Body Rafting Guha Bau Green Canyon said...

Taman Raflesia,,,atau alun2 Ciamis sangat bagus,,enak banget nongkrong malam di sana.

Post a Comment

Berbeda namun Tetap Sehati

Perbedaan…apa makna dari perbedaan? Yang jelas bukan persamaan ya ga? Hehehe… menurut saya bukan perkara yang mudah untuk menyikapi sua...