Monday, 25 January 2016

Dari Perempuan untuk Perempuan


Menjadi seorang yang bisa bermanfaat untuk orang lain tentunya akan menjadi kepuasan tersendiri. Bagaimana tidak kita atau saya sendiri yang hanya seorang yang biasa bisa memberikan menafaat untuk orang lain. Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk memberikan manfaat untuk orang lain. Termasuk juga yang bisa dilakukan oleh perempuan. Ya perempuan bisa berkontribusi dalam memberikan sesuatu yang bermanfaat untuk orang lain, masyarakat bahkan negara ini. 

Terlebih manfaat itu dirasakan untuk perempuan juga. Kalau bisa dibilang dari perempuan untuk perempuan. Dewasa ini kemajuan teknologi semakin pesat, termasuk kemajuan dalam dunia digital. Perlukah perempuan memahaminya? Menurut saya perlu bahkan penting. kenapa? Karena sekarang hampir semua informasi dan  media komunikasi berhubungan dengan dunia digital. Termasuk juga dalam hubungannya dengan pengasuhan dan pendidikan terhadap anak khususnya di rumah. Bagaimana kalau orangtua terlebih seorang ibu yang sama sekali kurang paham terhadap teknologi sedangkan anak – anak jaman sekarang masih kecil juga mereka sudah melek dengan teknologi. Bisa – bisa kita nanti kewalahan dan tidak bisa mencegah anak – anak dalam menghindari hal – hal buruk dari efek teknologi terhadap anak. Bagaimana bisa  menyampaikan pada anak bahwa itu tidak baik dan tidak boleh untuk anak – anak kalau kita sendiri kurang paham terhadap teknologi dan kemajuan jaman.


Selain itu untuk kita sendiri juga bisa dibilang perlu karena sekarang informasi kususnya untuk perempuan sendiri sudah banyak yang bisa di akses melalui dunia digital. Termasuk informasi kesehatan perempuan, kesehatan anak, seputar kuliner, tentang keluarga, kecantikan, dan masih banyak lagi. Mau masak apa kita cari di internet yang mudah, pengen tau tentang suatu hal kita cari di internet, pengen belanja kita lihat di internet.  Lalu bisa kah kita ikut berperan dalam memberikan informasi khususnya untuk sesama perempuan melalui dunia digital? Tentu bisa dan kesempatan terbuka lebar karena tidak ada batasan pendidikan maupun gelar akademis serta pengalaman. Ya salah satunya dengan menulis dimedia  digital dengan menjadi penulis atau blogger.

Menulis merupakan cara yang tepat dan bisa dilakukan kapan dan dimana saja. Di sela urusan domestik dan pengasuhan anak – anak. Bahkan perempuan yang bekerja juga bisa melakukannya. Bukankah kalau informasi dari perempuan untuk perempuan terlebih itu dari pengalaman pribadi lebih dapat dimengerti dan dipahami? 
Menulis merupakan salah satu aktivitas buat perempuan dalam berkarya menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Karya yang bisa dibaca oleh banyak orang. Dalam kemajuan teknologi dan era digital ini perempuan bisa berperan memberikan karya terbaiknya melalui sebuat tulisan. Tulisan yang bisa di akses dimana saja dan kapan saja. Secara sekarang penggunaan smartphone dan gadget tidak hanya untuk komunikasi melainkan juga untuk mencari informasi yang kita perlukan.  
Tulisan yang bisa menyampaikan pesan yang baik tentunya akan memberikan perubahan ke arah positif buat pembacanya. Karena bisa saja informasi yang kita sampaikan itu belum diketahui oleh orang lain atau oleh pembaca. Sehingga setelah membaca dan memahami apa pesan yang disampaikan dari tulisan kita dapat memberi perubahan ke arah yang postif untuk pembacanya. Misalnya yang sebelumnya belum tahu bagaimana cara menjaga kesehatan gigi dan merawatnya, bagaimana mengajarakan anak agar mau menggosok gigi, bagaimana cara merawat muka yang baik,  bagaimana komunikasi yang baik dengan anak, bagaimana mendidik anak dengan baik, bagaimana memasak atau membuat macam – macam kue dan masih banyak lagi yang lainnya. Dan diharapkan setelah menerima informasi yang kita sampaikan bisa memberi perubahan dan memberi solusi yang baik. Dan mereka yang menerima informasi dari apa yang kita berikan bisa lebih kaya akan wawasan dan pengetahaunnya. 
Dalam sebuah perjalanan membuat karya, berbagi tips, berbagi pengalaman tentunya tak sedikit halangan dan juga kontra. Entah itu dari keluarga atau dari teman. Karena bisa jadi diantara keluarga ada yang kurang mendukung sama apa yang kita lakukan, atau ada teman yang menganggap kalau jadi blogger itu hanya buang – buang waktu. Karena ada pendapat yang menurutnya kalau blog hanya tempat curhat. Selain itu tidak semuanya akan setuju atau akan sependapat dengan apa yang kita sampaikan. Perbedaan itu akan selalu ada, ya namanya juga hidup tidak selamanya akan berjalan dengan mulus dan lurus – lurus saja. Tak sedikit diantara penulis, blogger yang mendapat kontra dengan apa yang disampaikannya. Selain itu menulis merupakan komunikasi dua arah antara penulis sebagai pemberi informasi dan pembaca sebagai penerima informasi bisa jadi ada beda persepsi dari pembaca atas apa yang disampaikan dari tulisan blogger itu
Perbedaan juga tidak hanya dari segi perbedaan persepsi akan pesan yang disampaikan dari tulisan kita, tapi perbedaan  juga ada bisa diantara sesama blogger. Tentunya tiap blogger akan menulis dengan gaya bahasa masing – masing yang pastinya berbeda. Menyampaikan informasi dan pesan yang berbeda. Bisa dari pengalamannya atau sesuai dengan bidang pekerjaan dan basic pendidikannya juga. Misalnya yang bekerja di dunia atau di bidang kesehatan setidaknya bisa berbagi tips dan info serta pengalaman yang berhubungan dengan kesehatan juga. Jika ia seorang guru bisa jadi akan menyampaikan bagaimana cara anak belajar  yang baik di rumah. Jika ia adalah seorang mompreneur tentunya bisa menyampaikan bagaimana tips dan cara menjadi seorang ibu yang bisa bekerja dari rumah. Kalau ia adalah seorang ahli masak dan bikin kue bisa jadi akan berbagi resep masakan dan kue. Dan masih banyak lagi yang lainnya, dimana tentunya tiap orang akan menyampaikan informasi yang berbeda. 

Disinilah penulis atau blogger harus siap dengan resikonya akan adanya perbedaan. Perbedaan yang sebenarnya bisa menjadi motivasi buat  penulis dan blogger itu sendiri. Bisa menjadi penyemangat untuk terus berkarya. Dengan adanya perbedaan informasi yang disampaikan bukan hanya bermanfaat untuk masyarakat tapi juga untuk sesama penulis atau blogger bisa saling bebagi informasi. Sehingga bisa saling melengkapi informasi yang didapatkan. Mari kita berkarya dari perempuan untuk perempuan. Berkarya untuk perubahan yang positif. Berkarya dalam perbedaan itu akan lebih indah. 

Tulisan ini diikutsertakan  dalam Lomba Blog #4Tahun KEB dan XL 
"Berkarya untuk Perubahan dalam Perbedaan"
http://emak2blogger.com/2016/01/20/lomba-blog-4tahunkeb-dan-xl-berhadiah-lebih-dari-rp-10-juta/

post signature

6 comments:

dWi said...

Stuju bgt kalo menulis itu bs di mana saja dan kapan saja. Karna kalo nggak langsung ditulis kadang idenya lupa lg hihihihi

Nunk Arif said...

iya betul mba hihi :) mksh yaa udh mampir :)

Inna Riana said...

ah mak...keren kali. jadi makin semangat nulis.
semoga sukses buat lombanya yaa

Nunk Arif said...

amin, mksh yaa maak :)

@mirasahid said...

Terima kasih sudah berpartisipasi Mak

Nunk Arif said...

sama2 makpon :)

Post a Comment

Berbeda namun Tetap Sehati

Perbedaan…apa makna dari perbedaan? Yang jelas bukan persamaan ya ga? Hehehe… menurut saya bukan perkara yang mudah untuk menyikapi sua...