Thursday, 21 January 2016

Cara Mencuci Sayur dan Buah yang Baik



Sepakat ga sepakat (ceile kaya film aja neh :)) buah dan sayur adalah makanan paling baik dan sehat. Dan baik untuk dikonsumsi karena mengandung vitamin yang berguna untuk tubuh. Begitu juga buat yang sedang diet, sebetulnya menurut beberapa pakar kesehatan diet lebih bagus dengan mengkonsumsi buah dan sayur, tanpa obat – obatan atau cara lain yang kadang kurang baik untuk tubuh. 
 
Makan buah dan sayur tentunya kita juga harus memperhatikan kebersihannya juga saat mencuci atapun mengupas dan juga membelahnya. Mencuci dan membersihkan sayur dan buah akan menghilangkan kuman, bakteri dan juga mencegah penyakit akibat dari makanan. Diperlukan kehati – hatian juga saat mencuci dan membersihkannya untuk mendapatkan manfaat dari buah dan sayur, kalau ga bukannya manfaat yang kita dapatkan tapi justru penyakitlah yang kita dapatkan, syereemmm kan :((

Ada banyak yang menderita sakit akibat dari makanan yang dikonsumsi terkontaminasi. Gimana neh caranya koq bisa makanan terkontaminasi? Kontaminasi makanan terutama sayur dan buah bisa terjadi saat terkena hewan, tanah ataupun air.  Inilah yang bisa menimbulkan bibit penyakit karena membawa senyawa berbahaya ke dalam sayur dan buah. Misalnya saat buah dipetik, saat pengepakan, saat pengantarannya melalui transportasi, disiapkan di tempat penjualan dan saat dibeli. Kebayangkan berapa kali pindah tangan dan berapa puluh tangan yang megangnya. Setiap tangan bisa berpotensi mengkontaminasi buah dan sayur tersebut dengan kuman dan juga bakteri yang bisa menyebabkan penyakit. 


Ternyata mencuci dan membersihkansayur dan buah di air mengalir saja tidak cukup. Terus gimana neh caranya biar sayur dan buah yang kita makan aman dan bersih? Ada beberapa hal yang harus kita perhatikan saat membersihkan sayur dan juga buah. Yuk ita sharing : 

Cuci tangan sebelum dan sesudahnya
Sebelum kita mencuci sayur dan buah, terlebih dahulu kita harus cuci tangan menggunakan sabun, bahkan sebaiknya sabun yang mengandung antibakteri. Sekarang udahbanyak kan dipasaran sabun cuci tangan yang mengandung antibakteri. Jangan sampai kita mencuci sayur atau buah sekalian atau berbarengan dengan kita juga cuci tangan :) Dan setelah sayur dan buah dicuci, kita juga harus cuci tangan  lagi hal ini untuk menghilangkan getah ataupun lain – lain yang terdapat saat sayur atau buah itu dipotong. 

Cuci di air mengalir
Mencuci sayur dan buah jangan di tempat atau wadah seperti baskom ataupun ember kecil. Tapi cucilah sayur dan buah di air yang mengalir. Dan khusus sayur dan juga buah yang tebal atau memiliki kulit yang keras. Sebaiknya disikat menggunakan sikat halus, hal ini untuk menghilangkan mikroba yang menempel dan sulit lepas. 

Dikeringkan 
Setelah dicuci dan dipotong, kemudian dikeringkan menggunakan lap bersih atau kalau ga disimpan dalam keranjang dan biarkan airnya menetes hingga sayur dan buah kering. Kenapa harus sampai kering, karena kuman tidak akan menempel pada buah dan sayur dalam keadaan kering, kuman akan menempel pada makanan dan barang – barang dalam keadaan basah. 

Disikat
Pada beberapa buah saat mencuci dan membersihkannya memerlukan sikat yang lembut untuk membersihkannya. Gosoklah dnegan sikat di air yang mengalir untuk membuang kotoran yang menempel. 

Gunakan pisau yang bersih
Saat memotong dan membelah sayur ataupun buah pastikan pisaunya bersih. Cuci dulu pisau yang akan digunakan. Terlebih setelah pisau digunakan memotong cabai karena akan berpengaruh pada sayur atau buah yang dipotongnya. 


Diantara banyak sayuran dan buah yang suka kita makan, sda beberapa sayur dan buah yang memerlukan perhatian khusus, diantaranya :
Brokoli dan kembang kol
Brokoli maupun kembang kol merupakan sayuran yang berlekuk dan punya banyak celah. Dan ini bisa jadi media kuman untuk bersembunyi. Tentunya harus lebih kita perhatikan saat membersihkannya. Caranya rendam brokoli maupun kembang kol dalam mangkuk dengan air dingin selama kurang lebih dua menit, baru kemudian kita bersihkan dengan air mengalir. Jadi untuk sayuran ini memerlukan dua tahap ya saat membersihkannya. 

Alpukat
Alpukat merupakan buah yang memiliki kulit tebal, dan tidak dimakan dengan kulitnya. Bisa jadi kita berpikir kalau mau makan alpukat ga perlu dicuci dulu, ya ga? saolnya kulitnya ga dimakan. Tapi jangan salah, meski alpukat mempunyai kulit tebal dan kuliutnya tidak dimakan, sebaiknya kita mencucinya terlebih dahulu sebelum membelah dan memakannya. Cucilah alpukat dibawah air mengalir, gosoklah kulitnya secara perlahan menggunakan sikat kemudian keringkan, hal ini untuk mencegah adanya kontaminasai dari barang lain seperti pisau yang digunakan untuk memotongnya. Dan pastikan juga pisau yang digunakan itu dalam keadaan bersih dan kering. 

Apel 
Apel merupakan salah satu buah yang kulitnya bisa dimakan. Tapi kita harus hati – hati karena batang apel ini bisa menjadi tempat bakteri maupun kotoran. Saat mencuci apel harus benar – benar bersih, cuci dibawah air mengalir dan gosok kulitnya. Kemudian dikeringkan dan pastikan juga pisau yang digunakan bersih. 

Cabai
Cabai merupakan sayuran yang diserbu buat yang penyuka pedas. Ga lengkap rasanya kalau makan, makan baso, ngemil, kalau ga pedas, ya ga? cabai inilah yang membuat makanan jadi pedas. Saat mencuci cabai usahakan kita memakai sarung tangan, sekarang banyak kan sarung tangan dari plastik untuk memasak maupun membuat adonan kue. Karena minyak alami yang ada dalam cabai bisa menimbulkan rasa panas dan terbakar pada kulit. dan hati – hati setelah mencuci dan memegang cabai jangan memegang atau mengucek mata atau memegang kulit bagian tubuh lainnya. Kalau ga pake sarung tangan pastikan cuci tangan sampai benar – benar bersih. 

Nah itulah beberapa hal yang baiknya kita perhatikan saat mencuci dan membersihkan sayuran dan buah. Bagaimanapun apa yang kita makan harus dipastikan bersih dan aman. Kalau bersihkan kan manfaat dari yang kita makan juga bisa kita dapatkan, ya ga? :)

Sumber Refferensi : www.republika.co.id
post signature

17 comments:

Widyanti Yuliandari said...

Setuju! Sayur dan buah harusnya jadi andalan sumber nutrisi kita. Asal, dikonsumsi dg cara benar. Termasuk cara mencucinya juga penting. Tfs.

windah said...

Kalo sayuran saya seringnya di potong dulu baru dicuci, ternyata salah yaa

Nunk Arif said...

Betul mba, ok sama2 mba :)

Nunk Arif said...

Sama2 belajar hidup sehat mba :)

Efi Fitriyyah said...

Brokoli kalau beli di pasar tradisional siap-siap aja nemu si ijo yang menggeliat itu hehehe. Lebih enak beli yang organik di supermarket karena kemasannya udah bersih dan ga rempong nyucinya. Yang rempong itu budgetnya euy hehe :D

Nunk Arif said...

bener2 cyn c ijo yg uyek2an ya,,,yaelah emak2 mah teutep uhung2nya duit :D

Nchie Hanie said...

Nah gara gara nyuci ga bersih, aku sering jadi korbannya.
Tiap makan capcay, di brokoli nya suka masih ada ulet putih, ga ijo ...
(mungkin dah mateng direbus yaa) hihiii...

makasih nunk sharingnya eeaa

selvy erline said...

baru tau nih nyuci brokoli harus di rendam dulu sebentar, terima kasih infonya mbak

Pengobatan kista ginjal said...

terimakasih tipsnya

Nunk Arif said...

haha terus gimana tuh enak ga uletnya wkwkwk ok sama2 mama olive :)

Nunk Arif said...

sama2 mba :)

Nunk Arif said...

sama2 :)

Akh Taufiq said...

sangat bermanfaat ^_^

Nunk Arif said...

makasih, smoga bermanfaat yaa, amin

Mumut said...

Palingan kalau buahnya cuma sedikit kotor di basuh aja sama air saya mah mbak, tapi kalau memang benar - benar kotor sering pake pencuci khusus untuk buah, nice info mbak makasih

Adhi Maspamuji said...

Bener banget, jadi nyadar selama ini nyuci brokolinya kurang bersih, soalnya emang ada banyak pori sih, makasih ya min!

food blogger said...

Segerrrr :)

Post a Comment

Berbeda namun Tetap Sehati

Perbedaan…apa makna dari perbedaan? Yang jelas bukan persamaan ya ga? Hehehe… menurut saya bukan perkara yang mudah untuk menyikapi sua...