Monday, 25 January 2016

Dari Perempuan untuk Perempuan


Menjadi seorang yang bisa bermanfaat untuk orang lain tentunya akan menjadi kepuasan tersendiri. Bagaimana tidak kita atau saya sendiri yang hanya seorang yang biasa bisa memberikan menafaat untuk orang lain. Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk memberikan manfaat untuk orang lain. Termasuk juga yang bisa dilakukan oleh perempuan. Ya perempuan bisa berkontribusi dalam memberikan sesuatu yang bermanfaat untuk orang lain, masyarakat bahkan negara ini. 

Terlebih manfaat itu dirasakan untuk perempuan juga. Kalau bisa dibilang dari perempuan untuk perempuan. Dewasa ini kemajuan teknologi semakin pesat, termasuk kemajuan dalam dunia digital. Perlukah perempuan memahaminya? Menurut saya perlu bahkan penting. kenapa? Karena sekarang hampir semua informasi dan  media komunikasi berhubungan dengan dunia digital. Termasuk juga dalam hubungannya dengan pengasuhan dan pendidikan terhadap anak khususnya di rumah. Bagaimana kalau orangtua terlebih seorang ibu yang sama sekali kurang paham terhadap teknologi sedangkan anak – anak jaman sekarang masih kecil juga mereka sudah melek dengan teknologi. Bisa – bisa kita nanti kewalahan dan tidak bisa mencegah anak – anak dalam menghindari hal – hal buruk dari efek teknologi terhadap anak. Bagaimana bisa  menyampaikan pada anak bahwa itu tidak baik dan tidak boleh untuk anak – anak kalau kita sendiri kurang paham terhadap teknologi dan kemajuan jaman.


Selain itu untuk kita sendiri juga bisa dibilang perlu karena sekarang informasi kususnya untuk perempuan sendiri sudah banyak yang bisa di akses melalui dunia digital. Termasuk informasi kesehatan perempuan, kesehatan anak, seputar kuliner, tentang keluarga, kecantikan, dan masih banyak lagi. Mau masak apa kita cari di internet yang mudah, pengen tau tentang suatu hal kita cari di internet, pengen belanja kita lihat di internet.  Lalu bisa kah kita ikut berperan dalam memberikan informasi khususnya untuk sesama perempuan melalui dunia digital? Tentu bisa dan kesempatan terbuka lebar karena tidak ada batasan pendidikan maupun gelar akademis serta pengalaman. Ya salah satunya dengan menulis dimedia  digital dengan menjadi penulis atau blogger.

Menulis merupakan cara yang tepat dan bisa dilakukan kapan dan dimana saja. Di sela urusan domestik dan pengasuhan anak – anak. Bahkan perempuan yang bekerja juga bisa melakukannya. Bukankah kalau informasi dari perempuan untuk perempuan terlebih itu dari pengalaman pribadi lebih dapat dimengerti dan dipahami? 
Menulis merupakan salah satu aktivitas buat perempuan dalam berkarya menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Karya yang bisa dibaca oleh banyak orang. Dalam kemajuan teknologi dan era digital ini perempuan bisa berperan memberikan karya terbaiknya melalui sebuat tulisan. Tulisan yang bisa di akses dimana saja dan kapan saja. Secara sekarang penggunaan smartphone dan gadget tidak hanya untuk komunikasi melainkan juga untuk mencari informasi yang kita perlukan.  
Tulisan yang bisa menyampaikan pesan yang baik tentunya akan memberikan perubahan ke arah positif buat pembacanya. Karena bisa saja informasi yang kita sampaikan itu belum diketahui oleh orang lain atau oleh pembaca. Sehingga setelah membaca dan memahami apa pesan yang disampaikan dari tulisan kita dapat memberi perubahan ke arah yang postif untuk pembacanya. Misalnya yang sebelumnya belum tahu bagaimana cara menjaga kesehatan gigi dan merawatnya, bagaimana mengajarakan anak agar mau menggosok gigi, bagaimana cara merawat muka yang baik,  bagaimana komunikasi yang baik dengan anak, bagaimana mendidik anak dengan baik, bagaimana memasak atau membuat macam – macam kue dan masih banyak lagi yang lainnya. Dan diharapkan setelah menerima informasi yang kita sampaikan bisa memberi perubahan dan memberi solusi yang baik. Dan mereka yang menerima informasi dari apa yang kita berikan bisa lebih kaya akan wawasan dan pengetahaunnya. 
Dalam sebuah perjalanan membuat karya, berbagi tips, berbagi pengalaman tentunya tak sedikit halangan dan juga kontra. Entah itu dari keluarga atau dari teman. Karena bisa jadi diantara keluarga ada yang kurang mendukung sama apa yang kita lakukan, atau ada teman yang menganggap kalau jadi blogger itu hanya buang – buang waktu. Karena ada pendapat yang menurutnya kalau blog hanya tempat curhat. Selain itu tidak semuanya akan setuju atau akan sependapat dengan apa yang kita sampaikan. Perbedaan itu akan selalu ada, ya namanya juga hidup tidak selamanya akan berjalan dengan mulus dan lurus – lurus saja. Tak sedikit diantara penulis, blogger yang mendapat kontra dengan apa yang disampaikannya. Selain itu menulis merupakan komunikasi dua arah antara penulis sebagai pemberi informasi dan pembaca sebagai penerima informasi bisa jadi ada beda persepsi dari pembaca atas apa yang disampaikan dari tulisan blogger itu
Perbedaan juga tidak hanya dari segi perbedaan persepsi akan pesan yang disampaikan dari tulisan kita, tapi perbedaan  juga ada bisa diantara sesama blogger. Tentunya tiap blogger akan menulis dengan gaya bahasa masing – masing yang pastinya berbeda. Menyampaikan informasi dan pesan yang berbeda. Bisa dari pengalamannya atau sesuai dengan bidang pekerjaan dan basic pendidikannya juga. Misalnya yang bekerja di dunia atau di bidang kesehatan setidaknya bisa berbagi tips dan info serta pengalaman yang berhubungan dengan kesehatan juga. Jika ia seorang guru bisa jadi akan menyampaikan bagaimana cara anak belajar  yang baik di rumah. Jika ia adalah seorang mompreneur tentunya bisa menyampaikan bagaimana tips dan cara menjadi seorang ibu yang bisa bekerja dari rumah. Kalau ia adalah seorang ahli masak dan bikin kue bisa jadi akan berbagi resep masakan dan kue. Dan masih banyak lagi yang lainnya, dimana tentunya tiap orang akan menyampaikan informasi yang berbeda. 

Disinilah penulis atau blogger harus siap dengan resikonya akan adanya perbedaan. Perbedaan yang sebenarnya bisa menjadi motivasi buat  penulis dan blogger itu sendiri. Bisa menjadi penyemangat untuk terus berkarya. Dengan adanya perbedaan informasi yang disampaikan bukan hanya bermanfaat untuk masyarakat tapi juga untuk sesama penulis atau blogger bisa saling bebagi informasi. Sehingga bisa saling melengkapi informasi yang didapatkan. Mari kita berkarya dari perempuan untuk perempuan. Berkarya untuk perubahan yang positif. Berkarya dalam perbedaan itu akan lebih indah. 

Tulisan ini diikutsertakan  dalam Lomba Blog #4Tahun KEB dan XL 
"Berkarya untuk Perubahan dalam Perbedaan"
http://emak2blogger.com/2016/01/20/lomba-blog-4tahunkeb-dan-xl-berhadiah-lebih-dari-rp-10-juta/

post signature

Dari Perempuan untuk Perempuan


Menjadi seorang yang bisa bermanfaat untuk orang lain tentunya akan menjadi kepuasan tersendiri. Bagaimana tidak kita atau saya sendiri yang hanya seorang yang biasa bisa memberikan menafaat untuk orang lain. Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk memberikan manfaat untuk orang lain. Termasuk juga yang bisa dilakukan oleh perempuan. Ya perempuan bisa berkontribusi dalam memberikan sesuatu yang bermanfaat untuk orang lain, masyarakat bahkan negara ini. 

Terlebih manfaat itu dirasakan untuk perempuan juga. Kalau bisa dibilang dari perempuan untuk perempuan. Dewasa ini kemajuan teknologi semakin pesat, termasuk kemajuan dalam dunia digital. Perlukah perempuan memahaminya? Menurut saya perlu bahkan penting. kenapa? Karena sekarang hampir semua informasi dan  media komunikasi berhubungan dengan dunia digital. Termasuk juga dalam hubungannya dengan pengasuhan dan pendidikan terhadap anak khususnya di rumah. Bagaimana kalau orangtua terlebih seorang ibu yang sama sekali kurang paham terhadap teknologi sedangkan anak – anak jaman sekarang masih kecil juga mereka sudah melek dengan teknologi. Bisa – bisa kita nanti kewalahan dan tidak bisa mencegah anak – anak dalam menghindari hal – hal buruk dari efek teknologi terhadap anak. Bagaimana bisa  menyampaikan pada anak bahwa itu tidak baik dan tidak boleh untuk anak – anak kalau kita sendiri kurang paham terhadap teknologi dan kemajuan jaman.

Saturday, 23 January 2016

Permainan Masa Kecilku : Bikin Kue dari Tanah


Semua orang pastinya punya masa kecil dan yakin itu adalah masa paling indah. Gimana ga indah coba masa kecil kita cuma main dan main. Apa lagi dulu belum jamannya play group, preschool, PAUD, calistung dan lain – lain. Paling kita belajar mengaji sore dan malam hari. Ada madrasah atau sekolah agama disebutnya. Masa yang tanpa beban, penuh kasih sayang, kumpul sama keluarga. Kalau ingat masa – masa itu jujur rasanya saya pengen banget kembali ke masa itu huhuhu. 
 
Masa kecil saya dihabiskan di daerah, sebuah desa kecil yang jauh dari keramaian kota. Dikelilingi kebun, sawah dan kolam, jauh dari polusi. Ga ada yang namanya toko besar apa lagi mall. Kalau mau ke toko besar kita harus pergi ke kota. Dulu awal saya tinggal di kota, saya pernah berpikir kayanya enak tinggal di kota besar sedari kecil, dari kecil udah tau pertokoan, mall, bioskop, game dan lain – lain mainan anak – anak kota. Tapi sekarang justru saya bersyukur pernah mengalami masa kecil di pedesaan, sungguh indah dan menyenangkan. 



Masa kecil saya sekitar tahun delapan puluhan. Teman – teman sebaya saya banyak dan beberapa orang masih ada hubungan persaudaraan. Sekolah Dasar saya letaknya cukup jauh dari rumah, dulu masih jarang ada kendaraan, jadi kita rame – rame pergi dan berangkat ke sekolah. Menempuh perjalanan yang cukup jauh melewati sawah  dan kebun – kebun dengan jalan kaki. Saat pagi berangkat ke sekolah kita bisa sambil menghirup udara segar. Gimana ga pada sehat saya dulu ke sekolah jalan kaki, udara segar pula ga ada polusi hehe.

Sepulang sekolah biasanya saya main dengan teman – teman yang sebagian ada yang berbeda sekolah. Dan bagi yang masa kecilnya ada di tahun delapan puluhan, bisa jadi itulah mungkin terakhir masa anak – anak yang sangat menyenangkan, kenapa? Karena masa – masa dulu belum terkontaminasi yang namanya tontonan televisi yang kurang baik, permainan dunia digital dan penggunaan internet. Permainan saya sama teman – teman banyak ada gobag sodor, lompat tali, lasut, petak umpet, pecle, bekles, ayunan dan masak - masakan. Dimana ayunan dan perosotan ini bukanlah kaya diperkotaan apa lagi dibanding jaman sekarang jauh banget. Kita masih yang model sederhana. Ayunan kita menggunakan bekas ban mobil yang besar, dipotong dan memakai tali panjang yang cukup kuat. Dipasang di kayu yang lumayan tinggi kita mainnya bergantian
 
Anak laki – laki membuat mobil – mobilan dari kulit jeruk bali. Dulu belum ada mobil – mobilan menggunakan baterai apalagi menggunakan remote kontrol. Bisa di bilang yang paling bagus itu mobil  - mobilan dari plastik. Beluam ada  PS terlebih game online. Tiap hari minggu saya nonton film Si Unyil itu juga berkumpul rame – rame di rumah tetangga yang punya televisi. Karena dulu masih jarang sekali yang punya televisi. Dan stasiun televisi hanya satu yaitu TVRI dan televisinya pun masih hitam putih warnanya (jadul banget ya:)). 

Diantara banyak permainan masa kecil, saya paling suka adalah masak – masakan. Ya secara saya kan perempuan pastilah sukanya masak – masakan hehehe. Eh main masak – masakannya ga kaya jaman generasi tahun sembilan puluhan atau tahun dua ribuan yang pakai peralatan masak layaknya masak beneran punya ibu kita di dapur. Apa lagi jaman sekarang main masak – masakan udah di dunia digital atau pakai laptop. Beuh saya dulu mah masak – masakan cuma pakai batu bata, genting yang udah pecah, kaleng bekas, wadah – wadah plastik yang bekas dan panci bekas emak yang udah ga dipakai lagi. Saya dulu suka bikin kue dari tanah dan sayur atao oseng – osengan. 

Nah mau tau bikin kuenya kaya gimana dan dari apa bahannya? Ini dia neh alat dan bahan - bahannya :  
Alatnya :
Tutup kaleng bekas
Wadah plastik bekas
Piring bekas
Sendok bekas

Bahannya :
Tanah
Bunga – bunga
Air secukupnya

Cara buatnya :
Pertama kita siapin buat manasinnya yaitu hawu (yang belum tau hawu ayo gugling :)). Hawunya pakai batu atau bata eh batanya bukan  punya orang ya kalau punya orang bisa – bisa nanti dimarahin pa erte. Siapin juga kayu bakarnya minta dikitlah sama emak  yang penting saya mah ga nyuri nyuri yaaa (selalu ingat apa kata guru ngaji) . Hawu – hawuan ga  pakai api beneran bohongan ajah. Bikinnya ditempat yang kena sama matahari biar kuenya cepet kering. 

Terus siapin wadah plastik  yang bekas kalau yang masih dipakai bisa dimarahin sama emak nanti :). Siapin juga tanah takarannya sesuai selera lah ya hehe. Kemudian aduk tanah itu dalam wadah plastik bekas tadi pakai sendok bekas juga. Tambahkan air secukupnya sampai adonan merata hihi. Sambil aduk kue kita juga siapin apinya. Apinya bohongannya ya pake kayu bakar dipotong kecil – kecil. Simpan kaleng bekasnya di atas hawu. 

Setelah adonan kue siap kita bikin bulat bulat di atas tutup kaleng bekas, dikin bulet – bulet pakai sendok. Persis kukis atau gut time jaman sekaranglah. Biar cantik diatasnya kita taro bunga kecil – kecil yang udah disipain tadi. Biarkan kue sampai kering. Setelah kering kue diambil, pas ngambilnya harus pelan – pelan biar ga pecah. Kemudian simpan di piring bekas. Dan taraaa kue udah jadi hehe eit ini ga makan ya ini kue bohongan. Biasanya kita suka jual sama temen kita juga. Buat belinya uangnya pakai daun – daun yang ada di kebun. Dan bukan daun tanaman tapi daun rumput kan suka ada tuh yang besar - besar. Dulu belum ada uang – uangan kaya jaman sekarang yang pake anggka seribu, lima ribu, sepuluih ribu sampai seratus ribu pakai warna persis kaya uang beneran :).

Itulah cerita permainan masa kecil saya di desa. Wah asik dan rame deh kalau ingat jaman dulu. Pokonya kita masih jaman tradisional banget.  Ga akan tergantikan deh masa – masa itu. 

"Tulisan ini diikutkan dalam Giveaway Permainan Masa Kecil yang diselenggarakan oleh Mama Calvin dan Bunda Salfa"


post signature

Thursday, 21 January 2016

Cara Mencuci Sayur dan Buah yang Baik



Sepakat ga sepakat (ceile kaya film aja neh :)) buah dan sayur adalah makanan paling baik dan sehat. Dan baik untuk dikonsumsi karena mengandung vitamin yang berguna untuk tubuh. Begitu juga buat yang sedang diet, sebetulnya menurut beberapa pakar kesehatan diet lebih bagus dengan mengkonsumsi buah dan sayur, tanpa obat – obatan atau cara lain yang kadang kurang baik untuk tubuh. 
 
Makan buah dan sayur tentunya kita juga harus memperhatikan kebersihannya juga saat mencuci atapun mengupas dan juga membelahnya. Mencuci dan membersihkan sayur dan buah akan menghilangkan kuman, bakteri dan juga mencegah penyakit akibat dari makanan. Diperlukan kehati – hatian juga saat mencuci dan membersihkannya untuk mendapatkan manfaat dari buah dan sayur, kalau ga bukannya manfaat yang kita dapatkan tapi justru penyakitlah yang kita dapatkan, syereemmm kan :((

Sunday, 17 January 2016

Cara Merawat Gigi yang Baik



Ada yang belum pernah mengalami sakit gigi? Angkat jempol deh berarti giginya bagus dan terawat. Gimana rasanya sakit gigi? Iihh nyeriii deh ada yang berisik ajah berasa pengen marah – marah ya ga? Saya dulu langganan tuh nyeri gigi. Males sikat gigi? Bisa jadi hehe Merawat gigi memang bisa dibilang gampang – gampang susah, kenapa? Karena kaya yang sepele tapi perlu ketelatenan. Gigi merupakan organ yang selalu dan pertama berhubungan sama makanan yang kita makanan sehari – hari. Saat makanan atau minuman yang kita makan dan kita minum itu dingin gigi yang akan merasa ngilu. Gigi juga bisa dibilang mahkota seperti halnya rambut, karena ada di depan dan juga selalu terlihat saat kita tersenyum.

Lalu gimana neh merawat gigi biar gigi tetap bagus, terawat dan ga sakit gigi?
Pastinya kita udah pada tau kan rutinitas yang satu ini, dari kecil kita udah mulai diajarkan  cara sikat gigi. Bahkan ada beberapa lagu anak – anak yang isinya ajakan untuk sikat gigi. Tapi meski dari kecil tetap ajah kebiasaan ini suka bikin lupa atau malas, ya ga? Hihi apa lagi kalau malam udah gosok gigi tetep ajah tergoda lagi makan cemilan dan males buat gosok gigi lagi. Eh gosok gigi  udah rutin dan teratur koq setiap sehari. Tapi kenapa kita masih ajah kena yang namanya sakit gigi. Nah bisa jadi ada yang salah dalam merawat gigi kita baik itu teknik atau caranya. Kita sharing yuk gimana seh merawat gigi yang baik. 


Wednesday, 13 January 2016

Merawat Kulit dengan Iontophoresis



Merasakan sensasi panas dan dingin secara bergantian dalam jarak yang dekat pasti pernah ya. Misalnya setelah makan bakso terus minumnya yang dingin – dingin. Terus kalau sensasi panas dan dingin dirasakan pada wajah kita pernah ga? Hmmm pasti pernah juga kan ya misalnya kalau cuci muka sebaiknya kan pakai air anget dulu baru menggunakan air dingin atau saat facial dengan metode lama juga sama memakai air anget baru menggunakan air dingin atau es batu. Buat yang penasaran bagaiman cara mencuci muka yang baik bisa baca disini Cara mencuci muka yang baik 
 
Tapi itu cara facial yang lama seh ya jaman saya sekolah dulu. Sekarang macam – macam perawatan kulit khususnya untuk wajah sudah banyak banget caranya ya ga? Misalnya Microdermabrasi, dan perawatan yang memberikan sensasi panas dan dingin secara bergantian pada wajah adalah Iontophoresis. Wah apa lagi tuh? Jujur saya juga baru mengenalnya saktu saya ke DF Clinic. Ya secara saya selama ini meskipun bolak balik ke dokter kulit atau ke skin care jarang banget perawatan, saya hanya pakai produknya saja. Ya apa lagi alasannya selain ujung – ujungnya duit hahaha. 

foto credit

Sunday, 3 January 2016

Yuk Mengenal Kota Ciamis



Horeee liburan sekolah datang juga, eh yang liburan sekolah kan anak - anak bukan saya, lha terus kenapa saya yang senang dan bilang hore hehe. Ya setidaknya kalau liburan sekolah bisa istirahat anter jemput sekolah sama nyiapin yang mau berangkat sekolah. Liburan sekolah anak – anak biasanya minta mudik buat liburan ke Ciamis ke rumah kakek, nenek sama umi (kakak perempuan saya). Wah kesempatan juga buat saya neh mudik ketemu keluarga di sana. Modusnya liburan anak – anak padahal sebenarnya saya juga pengen mudik hehe. Selain merupakan kesempatan untuk berkumpul dengan keluarga, juga untuk silaturahmi. Karena kapan lagi bisa berkumpul seru dengan keluarga selain pada saat liburan atau lebaran. Meskipun ibu sudah tidak ada, masih ada bapak, kakak dan keluarga besar lainnya disana. Saya juga tiap pulang kesana selalu ke makam ibu saya untuk berziarah inilah saat yang selalu membuat saya tidak bisa menahan air mata pada pada saat ziarah :(

Ya lumayan kan kalau mudik bisa refreshing dari kerjaan sama hiruk pikuknya di kota. Disana bisa istirahat dan kumpul sama keluarga. Entahlah saya selalu merindukan kampung halaman saya di kota kecil Ciamis. Meski rumah orangtua jauh dari keramaian kota tetap ajah senang dan betah kalau ada di sana. Dan justru itulah yang bikin kangen pulang kampung. Disana merasa nyaman bebas dari polusi dan keramaian. Bisa meditasi juga haha. 



Menuju Ciamis tidaklah susah, selain menggunakan kendaraan pribadi bisa juga menggunakan kendaraan umum. Dari Bandung menuju Ciamis jika tidak terkendala oleh macet yang panjang karena mudik lebaran atau liburan, sebetulnya bisa cepat hanya dalam waktu 4 jam sudah sampai. Namun jika saat – saat mudik bisa memakan waktu hingga 8 atau 10 jam untuk sampai kesana. Karena terdapat beberapa titik area macet pada saat mudik atau saat liburan panjang dan yang paling terkenal area macet adalah Nagreg. Nagreg adalah area yang selalu dipenuhi dengan antrian kendaraan. Terlebih pada saat mudik atau liburan panjang, antrian ini bisa sangat panjang dan terkadang  berhenti total. 


Perjalanan pulang dari Ciamis kita akan melewati Lingkar Nagreg, lingkar Nagreg ini merupakan jalur penghubung antara Bandung dengan kota - kota Priangan Timur seperti Garut, Tasikmalaya, dan Ciamis. Lingkar Nagreg ini  setidaknya bisa mengurangi kemacetan dari arah Tasikmalaya menuju Bandung. Lingkar Nagreg merupakan salah satu karya anak bangsa, jalan baru yang dibangun pada tahun 2006 dengan membelah bukit Leuweung Tiis atau Citiis menjadi 2 bagian, dan jadilah sebuah jalan alternatif yang sangat indah dan menarik. Kita bisa merasakan sensasi yang berbeda pada saat melewati terowongan dan juga jalan sepanjang lingkar Nagreg. Tidak jarang disepanjang terowongan banyak yang berfoto – foto, selfie, welfie bahkan ada juga yang melakukan sesi foto prawedding disana.

Buat saya Ciamis menyimpan dan mempunyai story yang cukup banyak dan berarti. Bagaimana tidak saya dilahirkan dan dibesarkan disana, masa kecil saya dihabiskan disana. Tapi jujur meski saya asli orang Ciamis saya kurang begitu hapal semua tempat di Ciamis. Saya meninggalkan kota Ciamis udah lama banget. Saya tinggal disana hanya sampai pendidikan Sekolah Menengah Pertama. Selanjutnya saya sekolah di kota kembang sampai kerja dan sekarang berkeluarga. Bukannya ga mau kembali kesana tapi mungkin udah rezekinya bekerja dan tinggal di Bandung. Makanya bukannya saya sombong saya sebenarnya lebih tahu dan mengenal kota kembang daripada Ciamis. Tapi ya lumayanlah beberapa kawasan Ciamis, kebiasaan masyarakatnya dan juga makanan khasnya saya tahu.  


Kota Ciamis dikenal dengan julukan kota manis, merupakan bagian dari wilayah Jawa Barat, atau sering disebut juga bagian Parahyangan. Merupakan kota persinggahan sejenak untuk istirahat dalam perjalanan menuju pulau Jawa bagian tengah dan timur. Berbatasan dengan kota Tasikmalaya dan kota Banjar. Dan yang saya tahu Ciamis itu bagian kotanya relatif kecil karena yang besar adalah kelurahan dan kecamatan berada di pedesaan dan jauh dari kota. Mayoritas penduduk kota Ciamis matapencahariannya adalah petani, ada juga yang mengadu nasib ke kota kembang ataupun ke wilayah jabodetabek. Tidak sedikit juga yang membuka usaha sendiri disana ataupun dinas di Instansi pemerintah ataupun swasta.


Kalau ditanya sama teman-teman ataupun diminta oleh-oleh dari Ciamis terus terang saya suka bingung karena apa yah yang menjadi andalannya hehe tidak seperti halnya kota lain misalnya Sukabumi dengan mocinya, Bogor dengan asinannya, Majalaya dengan borondongnya., kalau Ciamis apa ya mungkin galendo yah makanan yang terbuat dari ampas minyak goreng yang pembuatannya secara manual. Dimana saya sendiri sebenarnya kurang menyukainya karena berasa manis banget, selain itu ada juga yang disebut saroja, makanan olahan dari tepung yang berbentuk kaya bunga seroja rasanya asin, atau kadang orang bilangnya kembang goyang. Di Ciamis ada beberapa tempat wisata diantaranya, Curug tujuh, Situ Panjalu, Cagar budaya ciung wanara, dan lain-lain.

Ciamis yang dulunya identik dengan Pantai Pangandaran yang sangat terkenal bahkan sampai ke mancanegara merupakan bagian dari kota Ciamis, cuma setelah ada pemekaran Pantai Pangandaran terpisah dari Ciamis berdiri sendiri dan menjadi bagian dari kabupaten Pangandaran. Begitu juga dengan tempat wisata Green Canyon yang berada di Cijulang.  Kedua tempat wisata itu kini sudah bukan merupakan bagian dari Ciamis lagi, tapi sudah masuk ke bagian kabupaten Pangandaran. 


Tapi hal itu tak mengurangi indah dan nyamannya kota Ciamis. Di Ciamis kini ada tempat wisata yang bisa dikatakan masih baru karena operasionalnya masih belum begitu lama, masih hitungan tahun. Namun tempat ini langsung ramai dan meriah. Terlebih pada saat liburan dan juga lebaran. Tempat wisata ini adalah Icakan, tempat wisata yang berdiri ditengah – tengah alam pegunungan. Didirikan oleh seorang putra daerah, asli  Ciamis yang ingin memajukan daerahnya sendiri. Disana kita bisa menikmati indahnya pemandangan dan juga arena wisata yang bermacam – macam. Meski belum begitu lama, tapi kemajuannya terhitung cepat. Icakan merupakan wahana rekreasi yang awalnya adalah hutan, disulap  menjadi tempat rekreasi, Mega Wisata Icakan Waterpark Ciamis. Di sana juga disediakan tempat mancing, ada pula yang penyewaan kuda, kita bisa mengitari daerah Icakan dengan kuda. Selain kuda ada mobil atau kereta yang bisa digunakan untuk keliling icakan. Untuk yang suka berenang ada wahana untuk berenang, ada water boom dan kolam ombak  disana kita bisa tiduran santai di ban dengan menikmati guncangan ombak.




Selain itu ada Kolam Renang Cipangalun, ini juga sama didirikan oleh seorang pengusaha asal Ciamis. Kalau tempat ini dekat dengan lokasi rumah saya. Bahkan anak – anak saya kalau liburan kesana selalu minta untuk berenang kesana. Kolam renang dengan air asli pegunungan. Airnya bukanlah air panas.  Namun walaupun demikian airnya tidak terasa dingin banget, karena berada langsung dibawah sinar matahari. Apalagi jika berenangnya belum terlalu siang bisa sekalian berjemur tuh :)


Kolam renang Cipangalun ini terdiri dari macam – macam kolam dari mulai untuk anak – anak yang masih balita dengan desain yang warna – warni bisa menambah anak – anak betah dan senang berenang. Begitu juga untuk anak – anak yang sudah bisa berenang sendiri hinga yang dewasa dengan berbagai macam variasi kolamnya. Kolam ini seakan menjadi solusi untuk kebutuhan olah raga renang bagi anak – anak sekolah disana, dan juga tempat rekreasi. Dimana renang merupakan salah satu olahraga yang baik untuk kesehatan. Dan itu lebih lagi jika sudah diperkenalkan pada anak sejak usia dini. Renang juga merupakan salah satu olah raga yang bisa memepercepat pertumbuhan tinggi badan pada saat masa pertumbuhan. Disana juga ada tempat untuk futsal dan juga masjid untuk sholat. 


Itulah sekilas kota Ciamis, dimanapaun saya berada selalu merindukan kota kecil ini. Bagaimanapun Ciamis menyimpan cerita dan kenangan tersendiri buat saya. Saya  lahir dan menghabiskan masa kecil disana. Buat yang penasaran ayo maen ke Ciamis sambil jalan - jalan :)
post signature

Berbeda namun Tetap Sehati

Perbedaan…apa makna dari perbedaan? Yang jelas bukan persamaan ya ga? Hehehe… menurut saya bukan perkara yang mudah untuk menyikapi sua...