Monday, 30 November 2015

5 Tahap Respon Kehilangan



Mungkin semua orang pernah mengalami berduka, kehilangan, entah itu orang terdekat, benda kesayangan, pekerjaan, uang ataupun kegagalan. Pastinya timbul perasaan sedih, marah, nangis, kecewa campur aduk deh ya. Penyesalan juga suka datang ya, dan penyesalan itu pasti datangnya belakangan ya ga, kalau di awal itu namanya pendafatran ya hehe. Tapi yang jelas sebagai muslim tak lupa pastinya kita mengucapkan Innalillahi wainnaliahi rojiun. Bahwa semua akan kembali padaNya. 

Proses menerima duka, kehilangan atau kegagalan itu tidak bisa dibilang mudah ya, meksipun tiap orang pasti berbeda cara menyikapi dan juga menerimanya. Karena hal ini tergantung dari respon, arti dari kehilangannya itu, kondisi fisik dan psikologi, dan juga spiritual.  Dan secara sadar atau tidak sebenarnya kita melalui beberapa tahap proses duka karena kehilangan atau kegagalan itu. Nah inilah tahap – tahap respon berduka karena kehilangan ataupun kegagalan yang sering kita lalui. Tahap kehilangan menurut Kubler-Ross (1969) ada 5 tahap yang di kenal dengan  “The Five Stages of Grief” dimana biasanya berubah secara berkesinambungan, dan perubahan ini adalah normal. 


  • Denial (perasaan tidak percaya)
Saat kita mengetahui kalau kita kehilangan sesuatu ataupun kegagalan, apa yang kita rasakan? Pastinya timbul perasaan idak percaya dan menolak. Ini adalah tahap pertama yang kita alami saat mengalami duka karena kehilangan dan juga kegagalan. Pada fase ini kita akan merasakan perasaan tidak percaya sama apa yang terjadi, perasaan penolakan. Reaksi penolakan yang timbul bisa menangis, emas bahkan sampai shock. Kehilangan ataupun kegagalan memang bukanlah proses yang mudah untuk bisa diterima begitu saja.
Selain itu pengharuhnya  terhadap kita juga sangat besar. Tidak jarang orang melakukan hal – hal yang di luar batas kewajaran karena tidak bisa mengontrol emosi. Namun fase denial ini sebetulnya bisa dibilang merupakan fase yang melindungi kita dari beban menanggung semua emosi saat proses kehilangan. Coba kita bayangkan apa bila semua emosi kita tanggung semuanya pada saat bersamaan pastinya akan terasa sangat berat bukan?  Makanya otak kita itu memprosesnya secara bertahap di mulai dengan adanya perasaan tidak percaya sama semua yang terjadi. Dan pada proses ini juga terjadi proses memutar kemabali pada detik – detik sebelum kehilangan secara berulang – ulang. 

Dan pada proses memutar dan mengulang kejadian itu merupakan cara yan ampuh untuk membantu kita menerima bahwa kehilangan atau duka itu adalah nyata. Pada fase ini pernah ga timbul pertanyaan “koq ini bisa terjadi?” atau “kenapa ini bisa terjadi?” kalau udah sampai di sini itu pertanda bahwa kita sudah melalui proses denial dan keluar menuju pada tahap penyembuhan berikutnya.   
  • Anger (perasaan marah)
Saat kehilangan maupun mengalami kegagalan pastinya timbul rasa  marah kan? Inilah tahap kedua yang kita lalui, setalah kita melewati fase penolakan atau tidak percaya. Saat kita masuk ke tahap marah ini, perasaan marah yang kita rasakan bisa bermanifestasi secara berbeda – beda. Perasaan marah bisa ditujukan pada orang  yang dicintai, pada dunia, pada diri sendiri bahkan pada Tuhan. Rasa marah yang kita rasakan ini bisa jadi berbeda – beda mengekspresikannya, bisa hanya disimpan oleh diri sendiri atau menyalahkan diri sendiri dengan apa yang terjadi, bisa juga melampiaskannya pada benda – benda yang ada disekitar, atau pada orang lain yang ada disekitar kita. Kadang juga perasaan marah ini susah untuk dikendalikannya. 

Sebetulnya perasaan marah ini adalah proses emosi normal yang terjadi pada kita. Hanya saja kita perlu mengerti bahwa proses marah ini harus di arahkan secara positive, dan menghindari upaya untuk menghukum atau melukai orang lain, merusak diri sendiri dan juga orang lain. Berusahalah menerima perasaan marah ini, membiarkan diri kita menerima dan merasakan prosesnya dengan cara yang lebih sehat untuk membantu proses marah tersebut hingga ahirnya sembuh.  


  • Bargaining (Mencoba untuk tidak peduli)
Aetelah kita melewati rasa marah, fase selanjutnya yang kita rasakan adalah munculnya perasaan lelah dengan yang terjadi. Pada tahap ini akan timbul perasaan ingin kembali ke kehidupan normal lagi. Proses ini  membantu kita untuk lebih fokus ke masa yang akan datang, ke masa depan, berdoa dan berharap nanti atau suatu saat akan dipertemukan lagi dengan yang telah hilang. Kalau kehilangan seseorang karena meninggal berharap akan dipertemukan kelak di akhirat, kalau kehilangan seseorang karena suatu hal berharap mendapat penggantinya yang lebih baik, kehilangan benda kesayangan berharap cepat tergantikan, kehilangan uang berharap dapat lagi yang lebih dari itu dan karena kegagalan berharap dapat lebih berhasil lagi.  
  • Depression (perasaan depresi)
Setelah melewati fase yang fokus ke masa depan, timbulah perasaan yang kosong, kesepian, merasa hidup berjalan terasa sangat lambat. Perasaan duka tahap ini lebih mendalam, saat bangun tidur di pagi hari terasa begitu perih dan adanya perasaan tidak peduli terhadap keadaan yang terjadi di sekitar.  Namun perasan ini bukanlah penyakit, ini adalah proses normal dari perasaan duka yang sangat mendalam yang kita alami.

Untuk menjernihkan perasaan ini bisa dengan cara pergi ke tempat yang sepi dan juga tenang. Disini kita bisa duduk berdiam diri merasakan emosi tersebut dengan leluasa dan hal ini akan membantu menjernihkan perasaan emosi yang kita rasakan. Tahap ini waktunya tidak bisa dipastikan, bisa berlangsung lama bisa juga sebentar. Tidak bisa ditentukan kapan berakhirnya. Namun usaha yang postitif yang kita lakukan akan lebih cepat memulihkannya.   
  • Acceptance (Menerima kejadian duka cita sebagai hal yang nyata)
Setelah kita melalaui beberapa proses duka, kehilangan maupun kegagalan yang kita lewati, akhirnya kita sampai pada perasaan penerimaan. Menerima semua yang telah terjadi, menerima duka, menerima kehilangan, menerima kegagalan. Tahap ini kita sudah siap untuk hidup tanpa orang terdekat, tanpa barang kesayangan kita. Dan pada yang mengalami kegagalan sudah siap dengan memulai rencana baru dan harapan baru untuk masa depan yang lebih cerah. Namun tahap ini bukan berarti bahwa perasaan duka dan juga kehilangan sudah sembuh secara total, rasa kehilangan atau kegagalan yang kita alami akan selalu ada di dalam hati yang paling dalam, tapi jika kita sudah pada tahap ini, berarti bahwa kita sudah siap menerima kenyataan, menerima kehilangan dan juga menerima kegagalan. Dan suadah siap move on. 

Itulah tahap – tahap atau fase saat kita mengalami duka, kehilangan atau kegegalan. Tentunya proses, cara dan lamanya dari tahap ke tahap berikutnya tidak akan sama, bisa berbeda – beda. Yang pasti disadari atau tidak kita akan melewati dan mengalami proses atau tahap – tahap ini.  Bagaimana kita dan juga pikiran kita bereaksi dengan proses tersebut pastinya berbeda – beda sesuai dengan kepribadian dan pengalaman kita. Artinya ketika kita pernah mengalaminya tentunya akan berbeda dengan yang baru pertama kali mengalaminya. Selain itu faktor spiritual juga berpengaruh. Selalu berdoa, percaya pada Takdir, Qodo dan Qodar, menyerahkan semuanya pada Yang Maha Kuasa bahwa semua kehidupan telah di atur olehNya itu yang lebih penting.

Sumber Refferensi : Berbagai Sumber
post signature

Saturday, 28 November 2015

Memilih Klinik dan Skin Care



Cantik, perempuan mana yang ga mau tetap cantik. Merawat muka, kulit, kecantikan dan juga kesehatan itu perlu karena untuk kita juga, dan termasuk investasi. Perkembangan jaman dan teknologi memang terus berkembang, termasuk dalam dunia kecantikan dan juga kesehatan kulit. Banyak perawatan yang bisa dilakukan untuk tetap menjaga dan juga malakukan perawatan kulit. Tapi tentunya kita juga harus hati – hati dalam memilih perawatan atau treatment dan juga tempatnya. Yup tempat perawatan, skin care, klinik termasuk produknya harus hati – hati. Sekarang banyak tempat atau produk yang menawarkan cara menjadi cantik. Berikut adalah yang bisa diperhatikan dalam memilih tampat perawatan kulit.
  •    Klinik atau skin care
Memilih dan juga menentukan klinik yang akan kita kunjungi itu penting. Pastikan bahwa kliniknya sudah ada izin dan juga ada dokternya. Begitu juga dengan skin care. Apa bedanya klinik sama skin care? Kalau klinik tidak hanya menangani perawatan atau skin care saja tapi juga menangani kasus atau masalah kulit lainnya yang memerlukan penanganan dokter. Kalau skin care hanya perawatan kulit, tapi semua tindakan perawatan yang memang harus dilakukan oleh dokter itu dikerjakan oleh dokter. Makanya kalau ada skin care yang menawarkan perawatan dan kita tahu bahwa tindakan itu harus dilakukan oleh tenaga medis, sementara disana tidak ada dokternya, lebih baik jangan. 


  •  Dokter
Dokter adalah poin yang penting, ya karena kita kan perawatan ke klinik atau skin care dan konsultsi ke dokter, jadi harus jelas dokternya. Kalau dirasa ga penting dokternya, buat apa kita ke klinik perwatan kulit, pakai produk yang biasa ajah yang ga usah konsultasi ke dokter betul ga?  Lihat izin praktek dokternya, biasanya ada di depan klinik, dokter siapa dan juga izin prakteknya. Dan faktor yang tidak kalah penting dari dokter adalah keramahannya, tentunya kita akan senang kan kalau saat kita konsultasi itu dokternya ramah dan mau menjelaskan dengan detail. Salah satu dokter dan juga pemilik DF Clinic, dr. David beliau sangat ramah dan enak saat kita konsultasi. Beliau akan senang sekali kalau kita konsultasi tentang kesehatan kita, bahwa kita mau sehat dan mau menjalani gaya hidup sehat. Karena menurutnya yang utama adalah sehat, jaga kesehatan dan menjalani pola hidup sehat sementara cantik adalah bonus dari kita sehat dan juga menjalani pola hidup sehat. 


  •   Produk 
Produk adalah yang akan kita gunakan setelah kita konsultasi dan mendapatkan therapy. Sekarang beanyak sekali produk yang dijual secara bebas yang kadang mengatasnamakan produk dari dokter, dari klinik atau dari skin care tertentu. Dengan iming – iming bakal menjadikan putih dan lain- lainnya. Menurut saya sebaiknya kita menghindarinya. Kalau produk yang memang dijual secara bebas, artinya bahwa produk tersebut memang sudah dijual dipasaran dengan brand – brand tertentu, biasanya itu memang aman untuk digunakan, karena kandungan zat tertentunya masih dalam kadar rendah. Kalaupun mau paling kita hanya perlu konsultasi sama SPG yang memang lebih mengetahui produk tersebut.  


Ketika kita konsultasi ke dokter di klinik perawatan kulit,  tentunya kita nantinya akan mendapatkan therapy. Nah therapy tidak selalu dengan produk berupa cream, jangan sampai merasa itu adalah yang utama kita perlukan kalau kita ke tempat perawatan kulit. Selain berupa cream, therapy bisa berupa obat yang diminum entah itu berupa tablet, kaplet, kapsul, berupa syrup dan lain – lain. Dimana tentunya itu harus atas resep dokter, ada aturan dan juga dosis yang akan diberikan. Kalau tidak sesuai anjuran dari dokter bisa – bisa kita nanti over dosis atau misalnya kita ternyata ada alergi dengan obat tersebut kan kita bisa kembali ke dokter yang megangnya. Apa lagi yang memiliki riwayat alergi harus hati – hati, alergi terhadap suatu obat itu harus mendapat penanganan yang tepat. 

Selain itu therapy juga bisa berupa konseling, ya konseling dari dokter adalah hal yang berharga dan harus kita ikuti. Ada kalanya masalah kulit atau maslaah kesehatan lainnya yang kita alami itu tidak memerlukan therapy berupa ceram atau juga obat yang di minum, tapi kita hanya memerlukan konseling dari dokter. Coba kita datang ke DF Clinic dengan masalah yang kita hadapi, bisa jadi kita tidak menadapatkan cream ataupun obat setelah konsultasi. Karena yang kita perlukan bisa jadi hanya berupa konseling.

O ya DF Clinic ini ga hanya menangani masalah kulit lho. Bisa juga yang mempunyai masalah dengan alergi, saluran pencernaan, dan lain – lain. Contoh real yang saya ketahui adalah, ketika saya sedang menunggu produk yang saya dapatkan di bagian farmasi, tanpa sengaja saya ketemu sama teman lama dan itu juga sebenernya saya udah agak – agak lupa. Selain udah lama ga pernah ketemu, dia itu adiknya teman saya waktu kuliah dan kebetulan saya kenal. Makanya awalnya saya agak ragu buat nyapa duluan, tapi ya daripada saya penasaran akhirnya saya beranikan diri buat nyapa duluan, dan setelah saya sapa dan jelasin kalau saya temen kakaknya baru dia ingat. Saya sempat ngobrol sebentar, ternyata dia kerja di salah satu klinik dan juga skin care ternama di Indonesia. Kalau saya sebut namanya yakin deh pasti pada tahu. Awalnya saya ngira kalau dia atau suami ataupun anaknya (karena dia kesana sama suami dan juga anaknya) kesana dengan keluhan ada masalah dengan  kulitnya. Ya kerena DF kan identik dengan perawatan kulit. Dan saya juga udah berpikir lha kenapa kesana kan dia juga kerja di tempat perawatan kulit. Tapi ternyata bukan itu lho masalahnya, suaminya kesana karena ada keluhan di saluran pencernaannya. Dan katanya Alhamdulillah cocok dan merasakan hasilnya. Nah menurut saya ini adalah bukti kalau DF Clinic ga hanya menangani masalah kulit. 
  •       Harga
Harga, Jelas perlu ya, tentunya kita ga mau kan ke tempat perawatan yang memasang harga selangit? Artinya harga yang ditawarkan itu betul – betul jauh berbeda dengan klinik yang lainnya. Meskipun berdasarkan pengalaman saya selama ini tempat dan juga klinik yang pernah saya datangi itu harganya masih relatif sama. Kalau ada perbedaan juga bedanya biasanya tipis. Dan itu juga kembali ke masalah kulit yang kita hadapi.
  • Tempat
Perlu ga seh tempat menjadi bahan pertimbangan? Menurut saya perlu, pertama adalah lokasinya. Gimana coba kalau kita  mau ke tempat perawatan kulit tapi lokasinya susah di akses dengan kendaraan pribadi terlebih dengan kendaraan umum. Memang ada yang ga bisa di akses oleh kendaraan pribadi? Ya bisa mungkin ada misalnya lokasinya terletak di komplek  yang memang benar – benar ketat pengamanan dan aturannya. Kita jadi males kan? Selain lokasi juga kenyamanan tempatnya, bukan hanya rumah yang membuat kita nyaman kan, tempat kosnsultasi dan juga tempat perawatan harus nyaman ya ga. Kalau pertama kali kesana udah merasa ga nyaman jadi males datang lagi kan. Mungkin di sini berlaku slogan “kesan pertama begitu menggoda dan selanjutnya terserah anda” hehe. Dan kalau menurut saya yang tidal kalah penting adalah ada tempat sholatnya. Adanya mushola dan tempat wudhu yang nyaman dan bersih bisa membuat nyaman pengunjung. Di DF Clinic ada mushola yang cukup nyaman dan bersih, letaknya di bagian belakang, karena belakangnya menghadap ke komplek jadi merasa nyaman tidak terletak di basement yang kadang bikin ga nyaman. 

  •   Service
Pelayanan yang baik akan memberikan kesan yang baik juga. Tentunya kita ga mau kan ke tempat pelayanan tapi petugasnya tidak atau kurang ramah. Meskipun tempatnya terlihat biasa, tapi kalau pelayanan bagus itu akan lebih berkesan dan disukai oleh pelanggan. Dan kita juga pastinya mau kembali lagi kesana karena terkesan dengan pelayanan yang diberikan.



Itulah beberapa hal yang mungkin bisa jadi pertimbangan saat kita mau memilih tempat perwatan kulit. Bagaimanapun menjaga kesehatan kita, kesehatan kulit kita itu penting dan merupakan investasi. Selalu hati – hati dalam penggunaan produk perawatan, selalu konsultasi atau tanya sama ahli itu lebih baik dari pada kita coba – coba.

post signature

Sunday, 22 November 2015

Cerdas Memilih Acara Televisi



Mencari acara televisi yang benar – benar berkualitas dan mengandung unsur edukasi sekarang bisa dibilang merupakan hal yang langka. Kenapa? Karena menurut saya acara televisi sekarang banyak yang tidak berkualitas dan tidak mendidik. Saya sendiri jarang – jarang nonton televisi. Paling saya nonton acara religi, news, acara – acara hiburan hanya untuk refreshing saja. Anak – anak juga saya sangat batasi untuk nonton televisi, terlebih sinetron yang samasekali tidak mendidik dan tidak ada unsur edukasinya. Paling saya perbolehkan anak – anak nonton televisi misalnya kartun, saya masih memberi kesempatan buat mereka nonton kartun untuk hiburan. Itu juga saya pilih – plilih kartunnya, karena ada beberapa kartun yang tidak baik untuk ditonton oleh anak – anak. Selain kartun yang saya perbolehkan adalah acara yang ada unsur edukasinya buat anak – anak itu juga tidak banyak hanya ada beberapa di stasiun televisi. 
Di salah satu majalah wanita muslimah, selalu ada kolom yang membahas tentang media dan efeknya terhadap masyarakat. Kalau saya baca majalah itu biasanya saya yang pertama cari adalah kolom atau rubrik itu. Dalam kolom itu narasumber  atau yang bahas adalah pakar yang sudah ahli dibidangnya dan menurut saya analisanya bagus dan tepat. Ada beberapa yang saya ingat, bahasan tentang 7 hari gibah, bahasan ini sebenarnya udah lama banget tapi masih saya ingat. Bahasan ini dimaksudkan bahwa dari televisi dan yang kita tonton itu adalah channel infotaiment yang setiap hari ada, maka 7 hari itu kita gibah. Dulu acara infotaiment belum sebanyak sekarang tapi tiap hari ada, kalau sekarang kayanya tiap jam ada ya. Ganti channel ada gosip :) 


Ya saya memang jarang nonton televisi, apa lagi buat beli tv kabel saya ga tertarik dari dulu, meski teman – teman udah banyak yang pakai. Jangankan buat berlangganan yang gratis ajah saya jarang nonton.  Saya masih berpikir dari pada buat bayar tv kabel saya lebih baik mending buat beli quota internet hehe, maklum emak – emak ujung – ujungnya masalah uang :). Suami juga jarang – jarang nonton televisi, kalo suami paling nonton film barat karena dia ga suka nonton di bioskop. Kadang dia  beli dvd jadi nonton di rumah, selain dari dvd dia nonton di youtube. 
Ditengah maraknya acara televisi yang  tidak berkualitas dan tidak cocok untuk menjadi tontonan anak – anak, hadirlah televisi yang bisa dibilang merupakan solusi bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi dan hiburan. Ya Net hadir sejak tanggal 18 Mei 2013. Dimana Net ini merupakan bagian dari kelompok usaha Indika Group. Adapun bidang usahanya antara lain Event Organizer, Promotor, Broadcast Equipment, Production House dan juga Radio. Net didirikan untuk menghasilkan konten media yang kreatif, inspiratif, informatif dan juga menghibur bagi masyarakat. Dan tentunya informasi dan hiburan yang diberikan itu lebih memasyarakat, lebih mendalam dan lebih pribadi. 
Net memberikan acara – acara yang lain dari pada yang lain. Acaranya variatif dan juga tidak membosankan. Setelah Net hadir meramaikan dunia pertelevisian, seakan menjadi pilihan  untuk merubah channel televisi yang selama ini kadang jenuh dengan tayangan yang menurut saya bisa dibilang latah. Kenapa saya katakan latah lihat saja ketika satu acara sangat bagus ratingnya di salah satu stasiun televisi swasta, maka televisi yang lain biasanya akan mengikuti meskipun dengan konsep yang berbeda namun pada intinya sama. Belum lagi tayangan itu terus diperpanjang dan diperpanjang dengan alasan rating tinggi dan menjadi pemenang dari salah satu award. 

Credit : Uwien Budi
Dan untuk lebih mendekatkan diri dengan pemirsa, Net mengadakan off air yang bertajuk Net Goes to You. Dan kota yang pertama dikunjungi adalah Bandung. Tidak tanggung - tanggung Net Goes to You Bandung selama 3 hari mulai tanggal 6 November sampai dengan 8 November 2015. Tentunya saya sebagai warga Bandung dan juga Blogger Bandung  antusias dong ketika mendapat undangan untuk mengikuti acara ini. Saya sendiri berkesempatan untuk menghadiri acara hari kedua, Press Conference dan bisa bertemu langsung dengan beberapa bintang yang selama ini menghiasi Net dan juga dengan sang Ceo Net, Wisnutama. Acaranya bertempat di Hotel Holiday Inn Bandung. Adapun beberapa artis yang hadir adalah pemain Ini Talkshow, wow tentunya seneng banget secara saya kan suka banget nonton Ini Talkshow. Acaranya menghibur dan bintang tamunya keren – keren. Dalam setiap episodenya selalu ada yang membuat penonton tertawa dan tentunya acara ini selalu ditunggu. Pada Press Conference kemarin kita diberi  kesempatan untuk bertanya langsung sama Ceo Net sendiri Wisnutama dan juga sama bintang - bintangnya




Pada malam harinya acara dilanjut dengan Taping program "Ini Talk Show" karena acaranya malam hari saya tidak bisa ikut. Hanya bisa pantau dari social media teman - teman blogger lainnya. Acaranya seru dan juga masyarakat sangat antusias, terlihat dengan banyaknya penonton yang hadir.  Bertempat di Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat. Acara ini dilanjut sampai esok harinya dengan berbagai rangkaian acara lainnya seperti Ini Talkshow yang ditayangkan secara live sampai dengan selesai. 

Blogger Bdg bareng Kang Sule
 
Beberapa acara lain dari Net yang saya suka diantaranya Sarah Sechan. Saya dari dulu suka sama Sarah Sechan, dia enerjik dan smart. Setiap acara yang dia bawakan selalu hidup dan berhasil dibawakannya. Cuma sayang banget setelah acara ini pindah jam tayang saya jadi jarang nonton karena jam tayangnya jadi siang hari jadi kadang terlewatkan. Sarah Sechan juga bintang tamunya keren – keren, mereka yang berprerstasi dan penuh talenta. Selain Sarah Sechan yang saya suka juga adalah Tetangga Masa Gitu, sitkom ini menghibur banget hanya ada 4 orang pemeran dan itu juga merupakan pasangan suami istri. Setiap peran yang dibawakan penuh karakter. Ceritanya selalu menghibur dan bikin ketawa, ga pernah bosan nonton ini.  Selain itu ada juga The Comment dan Kelas Internasional. Itulah beberapa acara hiburan dari Net yang saya suka

Selain acara hiburan ada juga beberapa acara yang informatif dan bermanfaat misalnya IMS atau Indonesia Morning Show  dan 86.  Pagi - pagi disuguhi kabar - kabar yang up to date dan informatif dikemas dengan santai. Adapun 86 merupakan acara yang bisa kita jadikan pelajaran supaya lebih berhati - hati dan juga selalu mentaati peraturan lalu lintas. Dimanapun berada, mentaati peraturan jangan hanya karena takut ada petugas atau takut kena denda. Tapi harus kesadaran dari kita sendiri karena itu untuk kita juga. Waktu Net Goes to You Bandung kemarin ada citizen journalism workshop dan bedah program "86" bertempat di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, sayang saya ga bisa ikutan. Selain ada tugas lain, kita juga memberi kesempatan kepada teman - teman blogger lainnya untuk berbagi kesempatan.  

Itulah sekilas dari Net Goes to You Bandung dan juga beberapa acara Net yang menurut saya menghibur dan informatif. Bagaimanapun jaman sekarang kita harus cerdas untuk memilih acara televisi yang kita tonton. Hal ini untuk kebaikan kita dan juga generasi mendatang, terutama anak - anak kita. Jangan sampai mereka disuguhi dengan tayangan yang tidak mendidik dan tidak berkualitas.
post signature

Berbeda namun Tetap Sehati

Perbedaan…apa makna dari perbedaan? Yang jelas bukan persamaan ya ga? Hehehe… menurut saya bukan perkara yang mudah untuk menyikapi sua...