Tuesday, 22 September 2015

Yuk Belanja ke Pasar Tradisional



Apa yang terlintas dalam benak kita kita tentang pasar tradisional? Becek? Pengunjung banyak dan berjejal? Tidak bersih? Barangnya kurang bagus? Dan mungkin masih banyak lagi stigma kita tentang pasar tradisional. Awalnya saya juga seperti itu waktu sebelum menikah dan bisa dibilang tidak bisa belanja ke pasar soalnya jarang sekali ke pasar. Tapi setelah menikah karena lokasi rumah sangat dekat dengan pasar dan tidak ada yang jual sayuran ke dekat rumah jadi ya mau tidak mau belanja ke pasar. Tapi pasar yang dekat rumah itu bukanlah pasar yang sangat besar, cukuplah untuk membeli kebutuhan sembako dan sayuran untuk kebutuhan sehari – hari. Kalau untuk kebutuhan lainnya tetap saya harus pergi ke tempat lain. Misalnya fashion tetep nyari yang modis alias modal discon :D. 


Sumber : www.kompasiana.com

Beberapa stigma yang mungkin muncul seperti di atas tadi mungkin ada benarnya juga. Ya mungkin sudah pada tahu kan apa lagi ibu – ibu yang suka ke pasar kalau pasar itu seperti apa. Tapi sebenarnya tidak semua pasar sama seperti itu juga. Bahkan pada beberapa tempat pasar tradisional sekarang sudah dikelola dengan baik bahkan ada yang menjadi pasar modern.  Belanja di pasar tradisional sebetulnya pintar – pintar kita bagaimana memilih barang – barang dan juga penjualnya. Tidak semua barang jualan di pasar tradisional itu kurang bagus dan tidak segar. Banyak koq yang bagus – bagus dan segar. Dan ada kelebihannya juga belanja di pasar tradisional itu bila dibanding dengan tempat lain, diantaranya:

  • Buka pagi sekali

Pasar itu bukanya pagi buta saya juga kurang tahu tepatnya jam berapa mereka menjajakan dagangannya. Yang jelas pasar tradisional itu bukanya lebih  pagi dari supermarket dan juga abang sayur yang keliling komplek. Coba ada ga supermarket yang bukanya lebih awal dari pasar tradisional? Setahu saya belum ada ya, supermaket paling awal bukanya sekitar jam 8. Kalau kita perlu bahan makanan atau sayuran pagi – pagi mudah kan kit atinggal ke pasar.

  • Harga relative lebih murah

Masalah harga memeng relative ya, tapi sebagai perempuan yang suka mengatur keuangan rumah tangga biasanya pinter banget cari harga yang lebih murah yang tentunya dengan kualitas yang bagus ya. Nah harga di pasar itu relative lebih murah jika dibanding dengan harga di tempat lainnya. Biasanya mereka itu menjual dengan harga grosir. Meskipun pada dasarnya harga pasar juga tetap mengikuti aturan yang berlaku juga. Kalau naik ya ikutan naik juga. Bisa jadi karena di pasar pajaknya lebih kecil atau karena yang lainnya. Tapi mungkin ini tidak selalu dan tidak semua baang juga karena biasanya di supermarket juga saat – saat promo atau discon.

  • Bisa memiliki langganan

Ahhh ini mungkin cara lama para orang tua kita sejak dulu selalu mempunyai langganan ketika belanja ke pasar. Apa coba keuntungannya jika kita mempunyai penjual langganan? Kitas sudah mengetahui kelebihan dan juga kekurangan dari penjual serta kualitas dari barang  yang dijualnya. Jadi kalau mau punya langganan pilihlah yang barangnya yang berkualitas. Selain itu kita juga bisa lebih kenal dengan penjualnya. Dan yang tak kalah penting adalah kalau kita punya langganan suka ada harga discon dan juga THR :).

  • Jarak yang lebih dekat

Pasar biasanya berada di tengah – tengah penduduk jadi bisa menjadi pusat perbelanjaan yang mudah untuk dijangkau. Dengan jarak yang lebih dekat bukankah kita akan lebih hemat waktu dan juga tenaga dan juga transfortasi. Bahkan ada beberapa yang tidak perlu menggunakan kendaraan jika akan ke pasar. Hanya dengan jalan kaki sudah sampai di pasar.

  • Membantu ekonomi masyarakat

Para penjual di pasar adalah mereka yang mengadu nasib entah itu dari daerah atau yang asli penduduk sana. Tidak sedikit diantara mereka adalah masayarakat yang menengah ke bawah meskipun mungkin banyak juga yang bisa dikatakan berada . Dengan kita belanja di pasar setidaknya kita membantu perekonomian masyarakat yang menengah ke bawah.

Selain kelebihan – kelebihan yang bisa didapatkan jika belanja di pasar, ada baiknya juga jika kita memiliki tips dan trik kalau belanja ke pasar. Mungkin tips ini bisa bermanfaat buat yang suka belanja ke pasar atau yang ingin mencoba belanja di pasar.

  • Pilih saat yang tepat

Pasar biasanya buka shubuh atau bahkan sebelum shubuh. Masyarakat kebanyakan belanja setelah sholat shubuh, dengan harapan masih banyak stok dan juga masih segar barang – barang yang akan dibelinya. Dengan begitu kemungkinan banyak sekali yang belanja pagi hari juga. Jika kita tidak mau berjejal saat di pasar, pergilah ke pasar saat sudah mulai siang misalnya sekitar jam 8an. Waktu belum begitu siang atau panas dan juga sepertinya barang jualan masih banyak dan segar.

  • Pilihlah penjual yang lengkap

Saat ke pasar tentunya kita malas untuk pindah – pindah pada saat belanja kan, pengennya di satu tempat saja. Selain menghemat energy dan juga waktu, belanjanya tanggung juga jika harus pindah – pindah saat belanja kebutuhan. Jika memungkinkan pilihlah penjual yang lengkap jadi kita tidak perlu pindah lagi untuk membeli barang lainnya.

  • Pilih penjual yang barangnya berkualitas

Tentunya kita ga mau kan kalau belanja barang yang kita beli itu ga bagus. Nah kalau penjual bahan makanan misal lauk pauk dan juga sayuran kita harus mencari yang bener – bener barang jualannya bagus. Kalau kira serin gbelanja ke pasar biasanya kita tahu penjual mana yang menjual barang – barang bagus dan yang ga bagus. Kadang mata perempuan itu lebih jeli, meski sekilas lebih tahu kualitas suatu barang. Kalau kita pernah punya pengalaman dengan penjual yang baranganya kurang bagus usahakan jangan belanja kesana lagi.

  • Bawa keranjang belanjaan

Sebagai warga yang baik, kita harus berusaha selalu cinta bumi dan go green. Salah satunya dengan mengurangi pemakaian pelastik. Dengan membawa keranjang belanjaan akan mengurangi kita dalam penggunaan pelastik. Apa lagi yang belanjanya ke banyak tempat biasanya dari tiap penjual suka dikasih pelastik pembungkus. Nah kalau bawa keranjang belanjaan kan kita tinggal masukin kesana. Jika tidak suka bawa keranjang belanjaan, usahakan meminimalisir barang di bungkus pelastik. Artinya gini jika kita belanja pada penjual yang berbeda, usahakan jangan selalu barang yang kita beli tidak selalu memakai di pelastik. Satukan semua barang belanjaan pada satu kantung pelastik yang agak besar. Dengan begitu hemat penggunaan pelastik kan.

  • Hati – hati dengan barang berharga

Hati – hati itu perlu setiap saat dan dimana saja. Termasuk ketika kita belanja di pasar. Diharapkan jangan pernah membawa barang berharga ke pasar atau tempat umum lainnya. Bawa uang secukupnya sesuai dengan apa yang akan kita beli. Hati – hati terhadap hal – hal yang tidak diinginkan. Seperti copet atau yang lainnya.

  • Pilih yang bersih dan bergizi

Terutama untuk membeli bahan makanan neh, seperti aluk dan sayuran. Saat membeli pilihlah dengan cermat barang yang bersih dan segar. Cuci terlebih dahulu sebelum memasaknya. Memasak, terlebih untuk anak - anak usahakan yang mengandung gizi dan nutrisi. Makanan yang bergizi tidak selalu harus mahal kan. Ada banyak cara yang bisa kita lakukan dalam menyajikan makanan yang sehat dan bergizi. Di pasar banyak bahan makanan yang berkualitas, bergizi dan bersih. Asal kita harus pintar - pintar memilihnya. 


Itulah beberapa kelebihan dan tips yang bisa dilakukan saat belanja di pasar tradisional. Belanjalah dengan bijak. hati - hati pada saat membeli. Ada baiknya catat semua kebutuhan yang akan dibeli. Jadi kita tidak membeli barang - barang yang mubazir.

post signature

14 comments:

nani djabar said...

Yg terahir kudu....catat semua kebutuhan yg akan dibeli... biar gaak mubazir

Nunk Arif said...

iya mba bener :)

Hidayah Sulistyowati said...

Penjual sayur dekat rumah bukanya jam 5 pagi, karena banyak ibu muda yg juga beneran. Trus lebih hemat sebenarnya kalo beli di tukang sayur, dapat komplit dalam satu tempat ^_^

Nunk Arif said...

Mungkin tergantung tempat kali ya mba, mba coba deh ke pasar jauh lebih hemat :)

Inda Chakim said...

kalau banyak yg mau dibeli, misal utk acara hajatan gt baru pergi ke pasar tradisional mbk, kalau utk sehari2, beli di abang abang sayur aja...

Nunk Arif said...

iya kalau belanja banyak lebih enak ke pasar ya mba bisa lebih hemat :)

Nurul Wachdiyyah said...

seminggu 3x belanja ke pasar tradisional. lebih murah & bisa ditawar hahahaha

Nunk Arif said...

Haha iya harganya cincay

Koko Nata said...

Pasar tradisional sekarang sebagian mulai bersih dan tertata rapi, ya. Jadi enak belanjanya, meskipun ada juga pasar tradisional yang masih becek dan bikin males berkunjung

pipit said...

saya paling ga bisa nawar.. jadinya suka ga pede belanja di pasar tradisional :P

Miftah said...

Kalau sudah masuk pasar tradisional pengennya langsung beli ngak pakai nawar, soalnya males mau nawar + kasian juga ama yang jual. Hehe

Nunk Arif said...

iya sebagian udh bagus ma :)

Nunk Arif said...

ga ditawar juga gpp mba hehe

Nunk Arif said...

iya apa lagi yg jualnya udh tua ya kasian, saya juga jarang bgt nawar mereka juga untungnya ga seberapa :)

Post a Comment

Berbeda namun Tetap Sehati

Perbedaan…apa makna dari perbedaan? Yang jelas bukan persamaan ya ga? Hehehe… menurut saya bukan perkara yang mudah untuk menyikapi sua...