Friday, 4 September 2015

5 Cara Mempererat Hubungan dengan Anak



Membagi waktu adalah hal yang tidak mudah dilakukan, banyak teori dan tips yang bisa pelajari. Tapi pada kenyataannya itu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Membagi waktu antara karir dan keluarga  adalah hal yang tidak mudah kita lakukan. Dengan semua kesibukan dan juga rutinitas sehari – hari terkadang melupakan interaksi dengan anak – anak. Tapi kita harus ingat, hal ini merupakan hal terpenting buat mereka apa lagi saat awal masa perkembangan dan pertumbuhan mereka. Dengan kedekatan sejak usia dini hal ini akan mempererat hubungan antara kita orangtua dan juga anak – anak. Dimana nantinya kedekatan ini akan membentuk rasa percaya diri mereka terhadap kita sebagai orangtua. 

Dalam membentuk kedekatan antara anak dan orangtua, perlu usaha dan kerja keras untuk hasil yang baik. Di sela – sela kesibukan dan juga aktivitas anak – anak yang sudah mulai bermain atau sekolah, mungkin pertemuan kita dengan mereka hanya sebentar tapi teruslah berusaha menyisihkan waktu untuk mereka. Walaupun hanya sebentar tapi bila dilakukan dengan sering dan juga dengan kualitas yang baik akan membentuk kedekatan yang erat. Adapaun kebiasaan yang bisa dilakukan untuk mempererat hubungan dengan anak – anak diantaranya : 




  • Peluk anak minimum 12 kali sehari

Memeluk anak bukan hanya tanda sayang semata tapi hal ini juga bisa mempererat hubungan anak dan orangtua. Peluklah anak kita di pagi hari sebelum kita berangkat kerja, saat ketemu pulang kerja, sat sebelum anak  tidur dan di sela-sela waktu antara itu. Kedekatan fisik seperti ini akan membantu anak untuk bisa lebih terbuka dengan masalahnya kepada kita sebagai orangtua.

  • Matikan semua gadget saat berinteraksi

Gadget di era sekarang selain membuat mudah komunikasi disisi lain juga terkadang membuat jarak dengan keluarga jadi jauh. Kadang kita merasa cukup komunikasi dengan gadget padahal kontak langsung, bicara secara langsung, bicara dari hati ke hati akan lebih mempererat hubungan. Jika ingin lebih dekat dengan anak, simpanlah sesaat gadget dan fokuskan semua perhatian kita pada anak. Bermainlah bersama mereka, buat mereka tertawa saat bermain. Twmani saat mereke mengerjakan tugas rumahnya. Jangan sampai waktu bermain bersama mereka terganggu oleh gadget. Karena membuat anak tertawa saat bermain akan menstimulasi terbentuknya hormone endorfin dan dan oxytosin. Dengan memusatkan perhatian pada mereka, mereka akan selalu ingat bahwa dirinya di anggap penting oleh orangtuanya dan juga hal ini akan menghilangkan rasa gelisahnya saat kita meninggalkanya seharian.

  • Beri nama kesayangan kepadanya

Memanggilnya dengan nama kesayangan kita pada mereka bukan hanya akan membuat mereka merasa di sayang dan dicintai, tapi juga akan memberi makna istimewa pada mereka. Mereka akan merasa istimewa di mata kita orangtuanya.

  • Biarkan dia mengekspresikan emosinya

Meluapkan emosi bukan hanya berlaku pada orang dewasa, anak – anak juga perlu dan ini baik untuk perkembangan emosi mereka. Ketika mereka menangis, biarkan mereka menangis dan meluapkan emosinya sampai mereka tenang kembali. Setelah itu mereka akan tenang dan juga kooperatif.

  • Dengarkan dan berempati

Saat anak berbicara adan bercerita, dengarkanlah dan berilah respon. Begitu juga ketika mengeluh, dengarkanlah semua apa yang mereka katakan. Berempatilah dan jadilah pendengar yang baik untuk anak kita. Biasakanlah kita melihat segala sesuatu dari sudut pandang anak, pahami kenapa mereka bertindak seperti itu yang terkadang membuat kita jengkel. Lama kelamaan akan membuat kita menjadi tidak cepat emosi saat kesal. Dan yang tidak kalah penting adalah selalu ada saat dia membutuhkan. Jika merasa bahwa waktu kita buat mereka sedikit, saat mereka membutuhkan berusahalah selalu ada buat mereka. Selelu focus saat bersamanya. 

Itulah beberapa kebiasaan sehari – hari yang bisa kita lakukan untuk lenih mempererat hubungan sengan anak. Anak – anak adalah amanah dan sumber kebahagiaan, buatlah selalu mereka tersenyum dan bahagia. Tak ada yang palin indah di dunia ini selain melihat mereka sehat selalu, tersenyum dan bahagia.  

Sumber Referensi :
http://1health.beritasatu.com
post signature

2 comments:

izzawa said...

Gadget trkadang emg jd racun ya mba..saya masi sering tergoda pegang gadget kalo sama anak hiks

Nunk Arif said...

iya mba saya juga :) mksh yaa udh mampir :)

Post a Comment

Berbeda namun Tetap Sehati

Perbedaan…apa makna dari perbedaan? Yang jelas bukan persamaan ya ga? Hehehe… menurut saya bukan perkara yang mudah untuk menyikapi sua...