Nutrisi Untuk Penyembuhan Luka



Ada luka di bagian badan kita itu suatu hal yang sangat tidak kita harapkan. Ya ga? Karena bikin ga nyaman dan  mengganggu aktivitas kita sehari – hari. Ingin rasanya cepat sembuh ya selain mengganggu aktivitas juga rasa sakitnya itu yang bikin tidak bisa istirahat dengan tenang. Luka bisa bermacam – macam ada yang kecil, sedang dan besar. Ada yang karena benda tajam, terjatuh, luka bakar ataupun luka setelah operasi. 

Lalu apa saja yang bisa membantu proses penyembuhan luka itu? Selain minum obat – obatan yang sudah diberikan oleh dokter dan juga perawatan luka itu sendiri, ada hal yang tak kalah penting yang harus diperhatikan juga yaitu zat gizi dari makanan yang kita makan selama proses penyembuhan luka. Adapun yang harus kita perhatikan nutrisi dan gizi untuk penyembuhan luka, diantaranya adalah : 



  •  Karbohidrat
Intake karbohidrat diperlukan oleh tubuh untuk energy. Terlebih selama proses penyembuhan luka,   dimana selama proses penyembuhan luka ada fase yang disebut fase hipermetabolik, dimana ada peningkatan permintaan untuk karbohidrat.  Apabila intake karbohidrat dalam tubuh hal ini akan menyebabkan  tubuh  memecah protein untuk dijadikan kalori. Dan jika ini terjadi maka akan mengganggu fungsi utama protein sebagai pembentuk jaringan baru pada luka.  
  • Protein 
Ketika setelah operasi dokter sering menyarankan untuk makan makanan yang banyak mengandung protein, hal ini karena protein befungsi sebagai pembentuk jaringan baru pada luka. Protein ini merupakan sumber nutrisi kaya akan asam amino. Dimana asam amino ini diperlukan tubuh dalam proses penyembuhan luka. Selama penyembuhan setelah operasi, tubuh membutuhkan asam amino untu memperbaiki dan membentuk jaringan di dalam tubuh. Selain  itu juga protein ini dapat meningkatkan kemampuan tubuh untuk melawan infeksi dan penyakit yang dapat memperlambat penyembuhan luka. Adapun sumber protein ini diantaranya; putih telur, daging tanpa lemak, susu rendah lemak, kacang panjang, keju, ikan gabus, tahu, tempe.
  • Vitamin
Dalam kehidupan seharai – hari vitamin memang diperlukan tubuh, terlebih ketika tubuh sedang dalam masa penyembuhan luka. Adapun vitamin yang diperlukan dalam proses penyembuhan luka diantaranya :
a.       Vitamin C
Seperti kita ketahui bahwa Vitamin C ini merupakan salah satu Vitamin yang paling sering dan banyk di konsumsi. Vitamin C ini merupakan antioksidan yang sangat baik untuk tubuh dalam mencegah penyakit. Vitamin C juga membantu dalam melindungi sel dari radikal bebas serta berperan penting dalam proses peyembuhan luka. Selain itu Vitamin C ini merupakan kofaktor dalam produksi kolagen, serta berfungsi untuk mencegah pecahnya luka yang sudah sembuh. Adapun makanan yang merupakan sumber Vitamin C diantaranya ; tomat, paprika, bayam, jeruk, strawberry, brokoli, kol, kembang kol, lemon, kiwi, papaya, sayuran hijau, dan lain – lain.
b.      Vitamin A
Vitamin A ini terlibat dalam proses silang kolagen dan proliferasi sel epitel. Serta berperan dalam mengendalikan infeksi. Adapun sumber dari Vitamin A antara lain ; sayuran yang berdaun hijau, buah – buahan berawarna kuning dan orange, hati.
c.       Vitamin K
Dalam proses penyembuhan luka, fase pertam adalah pembekuan darah, dan Vitamin K ini berpean besar dalam proses pembekuan ini. Vitamin K dan Kalsium berperan dalam menghasilkan thrombin yang merupakan agen utama dalam pembekuan tubuh. Adapun sumber dari Vitamin K diantaranya ; sayuran berdaun hijau, brokoli, anggur, alpukat dan kiwi.
  • Mineral
Dalam hal ini mineral yang diketahui bermanfaat untuk penyembuhan luka adalah zat besi (Fe) dan seng/zinc. Zat besi berfungsi sebagai kofaktor pada sintesis kolagen, sehingga defisiensi besi membuat penyembuhan luka tertunda. Seng/zinc juga berperan dalam penyembuhan luka.

Itulah sebagian dari kebutuhan gizi yang diperlukan oleh tubuh dalam proses penyembuhan luka. Bagaimanapun asupan gizi yang baik penting karena merupakan pondasi dalam proses penyembuhan luka. Dan akan menghindari dari keadaan kekurangan gizi atau malnutrisi. Dimana kekuranagn gizi bisa menghambat proses penyembuhan luka itu sendiri.  

Sumber Referensi :

post signature

Comments

  1. Saya sering ketemu dengan orang-orang yg memegang mitos kalau ada luka di tubuh jangan konsumsi telur. Entah apa maksudnya. Padahal telur (dan sumber protein lainnya) sangat bagus untuk membantu proses penyembuhan luka. Justru harus banyak dikonsumsi, terkecuali kalau si sakit alergi ya ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul mba :) termasuk lauk pauk lainnya juga

      Delete
  2. Iya, biasanya kalo lagi penyembuhan, aku suka minum vitamin C dosis tinggi semacam Redoxon. Soalnya kalo pas sakit dan penyembuhan suka susah makan :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bagus mba vit c buat membantu proses penyembuhan luka, bisa dr buah dan sayur juga sumbernya, makan yg banyak yg mengandung gizi :)

      Delete
  3. Waktu abis melahrirkan, mamah nyuruh makan tempe tahu tempe tahu yang banyak.. ohhh pantesann yah, ini alasannya.. makasih ya mbak infonya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya tempe tahu meski murmer dan kaya makanan biasa itu banyak sekali manfaatnya untuk kesehatan, sama2 mba :)

      Delete
  4. Kalau sariawan aku makan sambel tomat, mba.

    Hihihiii

    ReplyDelete

Post a Comment