Wednesday, 1 April 2015

Ada Syurga diRumahmu

Ada Syurga diRumahmu. Dari judulnya film ini sudah menarik perhatian saya. Bagaimana tidak, Ada Syurga di Rumahmu, sebuah judul film yang membuat orang tertarik ingin menontonnya, ingin mengetahui ceritanya. Karena siapa yang tidak ingin dirumahnya layaknya seperti di Syurga, tercipta keluarga yang Shakinah Mawaddah dan Warrahmah, Baitti Jannati, rumahku syurgaku.

ada-surga-di-rumahmu-f6cf95
Ada Syurga diRumahmu, sebuah drama religi yang terinspirasi dari buku berjudul sama karya Ustadz Ahmad Al Habsyi, yang mengangkat tema kehidupan anak, orang tua, harapan, dan tantangan. Dan disutradarai oleh Aditya Gumay. Dalam film ini kita dibawa terharu, gereget, sedih dan juga ketawa. Membuat penonton tidak jenuh menontonnya.
Dengan mengambil setting di Palembang, dan itu juga bukan Palembang kotanya, namun di daerahnya. Masih kental dengan adat, rumah penduduknya dan juga bahasa daerahnya. Jujur saya suka sekali dengan film – film Indonesia dengan mengambil latar di daerah, karena disinilah kita masih melihat kebudayaan Indonesia. Yang terkadang di jaman yang sudah modern ini, kebudayaan daerah sudah tersisihkan.
Dalam film ini diceritakan kisah hidup dari seorang anak bernama Ramadhan (Husein Alatas). Berasal dari keluarga yang sederhana tanpa kemewahan dan masih kental dengan adat dan kebudayaan Palembang. Beranjak besaar Ramadhan bersama kedua temannya ke kota Metropolitan untuk meraih mimpi menjadi seorang aktor dengan mengikuti casting namun ternyata tidak membuahkan hasil. Mereka disana malah menjadi guru ngaji, Namun hal itu tidak berlangsung lama karena Ramdhan lebih memilih kembali ke kampung halaman bersama orang tuanya. Mengabdi kepada masyarakat dengan mengamalkan ilmu agama yang dimiliki. Terlebih setelah mengetahui kalau ibuya (Elma Theana) sakit. Ramadhan ingin berbakti kepada kedua orangtuanya. Ditambah dengan Ramadhan mendapat amanah untuk meneruskan dakwah dari Ustad Athar (Ustad Al Habsyi) . Ramadhan semakin semangat ketika dakwahnya diterima mendapat tempat dihati masyarakat.

041
Disinilah konflik dan cinta segitiga muncul, antara Ramadhan, Naila (Nina Septiani) dan Kirana (Zee Zee Shahab). Ramadhan dan Naila adalah sahabat kecil, hadir kemudian Kirana diantara mereka. Naila yang memang menaruh hati pada Ramadhan sejak lama sepertinya mencium kalau Kirana juga menaruh hati pada Ramadhan. Naila berharap Ramadhan mau mengerti akan perasaannya. Ayahnya mendukung Naila untuk menyatakan perasaannya pada Ramdhan, namun Naila tidak berani karena dia adalah seorang perempuan.
Sementara itu Ibunya Kirana sepertinya mencium bahwa Kirana menyukai Ramadhan. Dan beliau tidak setuju karena dianggap tidak selevel dengan mereka. Beliau sangat tidak suka kirana dekat dengan Ramadhan. Pada akhir cerita seolah penonton dibuat penasaran, ataukah justru membuat penonton menyimpulkan sendiri. Kepada siapakah Ramadhan menjatuhkan pilihan? Sepertinya jawabannya tunggu di sekuelnya.

055
Kesimpulan saya setelah menonton film ini adalah, bahwa kebahagiaan itu tidak perlu dicari jauh – jauh. Dan jangan pernah melihat kebahagiaan hanya dari sudut pandang materi. Kebahagiaan yang sesungguhnya ada di dalam rumah kita yang tentunya penuh cinta dan damai. Tidak perlu mencari syurga dirumah orang lain, karena ada syurga dirumahmu. Orang tua kita adalah sumber dari syurga itu.
Sebuah film yang sangat inspiring dan edukatif. Banyak hikmah yang bisa diambil setelah menonton film ini. Merenung dan memaknai hidup serta sejauh mana kita berbakti kepada orang tua. Sebuah film yang sederhana namun penuh arti. Acting dari para pemain yang natural dan apik. Cerita yang tidak mengada – ngada dan tidak menjual kemewahan. Justru mengangkat kebudayaan dari sebuah daerah di Indonesia. Jangan lupa saksikan film Ada Syurga diRumahmu yang mulai tayang di bioskop tanggal 2 April 2015, Insyaalloh tidak akan menyesal. Dan inilah trailer Ada Syurga diRumahmu.

[embed]https://youtu.be/V6Qxvp3oEQU[/embed]

Jenis Film : Drama
Produser   : Ustadz Ahmad Al-Habsyi
Produksi   : Mizan Production
Sutradara : Aditya Gumay

2 comments:

Tian said...

ciyeeh gaya uy foto bareng Husein, hihih penasaran deh sama filmnya

nunk arif's site said...

hihi iya neh teh efi ajh ampe ngiri, ya pengen nonton lagi kemaren kan telat datengnya kepegat hujan sm banjir :)

Post a Comment

Berbeda namun Tetap Sehati

Perbedaan…apa makna dari perbedaan? Yang jelas bukan persamaan ya ga? Hehehe… menurut saya bukan perkara yang mudah untuk menyikapi sua...