Sunday, 8 February 2015

4 Langkah Berdamai Dengan Diri Sendiri

Sahabat pernah kah memperhatikan anak – anak kita yang sedang bermain? memperhatikan kelucuan mereka, kepolosan mereka, kebersamaan dan keriangan mereka? Mereka asik dengan dunianya, mereka gembira, hidup tanpa beban. Terkadang rasanya ingin kembali ke masa anak – anak. Penuh canda dan tawa, belum banyak yang harus dipikirkan, belum punya masalah yang harus diselesaikan. Ahhh tapi itu hal yang tidak mungkin karena hidup bukanlah mundur ke belakang, hidup melangkah kedepan dan waktu terus berjalan.

Sahabat ketika kita berada dalam masa – masa sempit, beban hidup begitu berat, masalah tak kunjung reda. Terkadang kita merasa paling menderita di dunia ini. Melihat orang lain sepertinya mereka tidak punya beban hidup, tidak punya masalah. Hidup serba kecukupan dan sepertinya mudah sekali mendapatkan apa yang mereka inginkan. Rasanya sifat manusiawi jika kita merasa lelah, merasa merasa iri. Bisakah kita menguasai diri kita, lebih mencintai diri sendiri, mencintai apa yang jadi milik kita, dan menjadi diri sendiri. Be myself. Lantas apa yang bisa kita lakukan?

1. Ikhlas dengan semua ketetapanNya
Sahabat makna ikhlas cukup dalam dan penuh arti. Ikhlas memang tidak semudah yang kita ucapkan. Tapi kita yakin bahwa kita bisa melakukannya. Sahabat kita dan semua yang kita miliki adalah milik yang Maha Kuasa. Jika pada kondisi tertentu dimana kita berada pada titik terendah sekalipun dan kita tidak tahu lagi harus berbuat apa, alangkah baiknya jika kita pasrahkan semua padaNya serahkan semua masalah padaNya, kita ikhlas dengan semua ketetapanNya. Semua yang ada dibumi dan semua yang terjadi adalah kehendakNya. Yakin akan KuasaNya, yakin akan kasih sayangNya. Selalu ingat bahwa kepala yang penuh pengetahuan tidak akan lebih hebat daripada hati yang penuh iman.

2. Berhenti merasa paling menderita
Sahabat peribahasa mengatakan rumput tetangga selalu terlihat lebih indah. Seperti yang saya katakan tadi, kita sering melihat mereka hidup serba kecukupan dan sepertinya mudah sekali mendapatkan apa yang mereka inginkan. Sahabat ingatlah bahwa Tuhan lebih mengetahui apa yang terbaik buat kita. God gave that we need not give what we want.

Sahabat terkadang kita mengira orang lain hidup lebih baik dari kita, tidak punya beban, tidak punya masalah. Tahukah kita bahwa sesungguhnya mereka juga mempunyai pikiran yang sama dengan kita. Mereka mengira kita tidak punya beban, mereka mengira kita tidak punya masalah. Hidup terkadang saling sangka satu sama lainnya. Dan cobalah kita lihat keluar sana, ditempat kerja, disekitar kita masih banyak orang yang lebih dari kita beban dan masalahnya. Masih banyak yang hidup kekurangan daripada kita. Masih banyak yang hidupnya kurang beruntung dari kita.

Sahabat masalah selalu ada dalam kehidupan apakah masalah itu rumit, kecil atau besar. Problems are not stop signs. Sebetulnya masalah itu tergantung kita menyikapi dan menghadapinya. Masalah itu relative seperti halnya uang, seperti halnya kecantikan dan ketampanan. Setiap orang memiliki persepsi dan pandangan berbeda. Jangan pernah mengatakan “ya Tuhan aku punya masalah besar” tapi katakanlah “hai masalah aku punya Tuhan Yang Maha Besar”

3. Yakin Tuhan tidak membebani umatnya diluar kemampuan
Sahabat seberapa beratpun masalah yang kita hadapi, kita harus ingat bahwa Tuhan tidak pernah membebani umatnya dengan cobaan yang melebihi kemampuannya. God will never give you anything you can’t handle. Tuhan menciptakan masalah pasti akan memberi jalan keluarnya. God doesn’t give you problems without its solutions. Selalu ingat bahwa jalan Tuhan belum tentu yang tercepat dan bukan juga yang termudah tapi sudah pasti yang terbaik.

4. Berhenti mengeluh dan bersabarlah serta bersyukur
Sahabat ketika masalah datang, Alloh tidak meminta kita untuk memikirkan jalan keluarnya sampai penat. Alloh hanya meminta kita sabar dan sholat. Bersabarlah, karena semua yang terjadi atas kehendakNya. Kita tidak perlu mengeluh, karena mengeluh hanya akan membuat hidup kita semakin tertekan. Dan jangan pernah menyerah, kita harus selalu ingat bahwa orang – orang hebat lahir dari kesulitan yang luar biasa. Jangan pernah merasa lelah, karena kalau kita tidak lelah itu berarti kita tidak sedang memperjuangkan apapun di dalam hidup kita. Selalu bersyukur adalah sikap yang sangat bijaksana, dengan bersyukur akan semakin membawa kita pada jalan kemudahan. Bukan kebahagiaan yang membuat kita bersyukur, namun bersyukurlah yang membuat kita bahagia. True happiness is not bout having everything you like, but liking everything you have.


7 comments:

rita asmaraningsih said...

Tips yg sgt bermanfaat utk berdamai dgn diri sendiri... Mksh sdh berbagi info dan semoga berjaya flm GA-nys...

HilmanGraha said...

Salah satu al yang membuat saya tidak berdamai adalah kecenderungan iri dan terlalu memikirkan kehidupan orang lain, padahal sebenarnya intinya rasa syukur bisa mendamaikan

HilmanGraha said...

saya harusnya bisa berdamai dengan diri sendiri, terutama ketika saya merasa bahwa saya orang yang menderita, terimakasih telah mengingatkan

nunk arif's site said...

sami2 kang,,,nuhun udh BW yaa :)

nunk arif's site said...

sama2 mak,,,mksh udh BW yaa :)

Tian Lustiana said...

Berhenti mengeluh adalah langkah yang paling keren untuk berdamai dengan diri sendiri :), tapi rada hese wkwkw

Gustyanita Pratiwi said...

setelah membaca ini, sedikit kegalauan langsung hilang mb :)

Post a Comment

Berbeda namun Tetap Sehati

Perbedaan…apa makna dari perbedaan? Yang jelas bukan persamaan ya ga? Hehehe… menurut saya bukan perkara yang mudah untuk menyikapi sua...